CILEGON, LINTASBANTEN.COM- Ketua umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Cilegon Ismatullah mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon agar mewujudkan pemilu damai dan bermartabat, Cilegon (13/01/2024).
Menurutnya aturan perundangan harus menjadi pedoman semua pihak untuk mewujudkan pemilu damai dan bermartabat.
Hal ini penting dalam rangka menjaga kondusivitas di tengah masyarakat karena perbedaan pilihan dalam pemilu dia nilai tidak perlu menimbulkan konflik horizontal.
“Perbedaan itu sunatullah, jangan ada konflik karena berbeda pilihan politik. Kita tetap satu, keluarga besar Masyarakat Cilegon. Kerukunan dalam keluarga besar ini harus terus dipelihara, tidak boleh ada kesan tidak akur, kesan saja tidak boleh, apalagi beneran tidak akur, tidak seyogianya kita bercerai berai dan bertengkar mengorbankan keutuhan dan kedamaian yang telah lama kita pelihara.
Selain itu, menang dan kalah adalah proses yang biasa terjadi dalam demokrasi. Apalagi Indonesia adalah negara terbesar ketiga yang menjalankan proses demokrasi, sehingga KAMMI Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk berdemokrasi secara dewasa.
“Jadi kalau gara-gara pilpres dan pileg di pemilu 2024 ini berkelahi dengan tetangga dan saudara sendiri, rasanya malu. Menampar muka bangsa Indonesia, khususnya umat Islam. Nanti akan ditertawakan, katanya negara Muslim terbesar, tapi gara-gara berbeda pilihan politik saja ribut,” terangnya.
Ismet juga mengingatkan bahwa pelaksanaan pemilu merupakan ujian bagi seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, ia mengajak kepada seluruh Masyarakat Cilegon untuk menggunakan hak pilihnya di tanggal 14 Februari mendatang.
“Pemilu bukan hanya ruang bagi masyarakat untuk memilih, tetapi juga merupakan proses pendewasaan dan juga momentum ujian bagi masyarakat mengenai seberapa jauh nilai-nilai demokrasi telah menjadi bagian dari jati diri bangsa,” kata Ismet.
“Kami berdoa semoga pemilu di tanggal 14 Februari 2024 mendatang berjalan dengan baik, dan masyarakat menggunakan hak suaranya jangan sampai GOLPUT,” pungkasnya. (Nas/red)







