Rumah Tukang Parkir di Warnasari Direnovasi Kodim Cilegon

LINTASBANTEN.COM – Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) 128 Kodim 0623 Cilegon melakukan pembangunan fisik. Salah satunya adalah melakukan renovasi terhadap 10 rumah tidak layak huni (Rutilahu) diberbagai titik diwilayah Kodim 0623 Cilegon.

Salah satu penerima manfaat program Rutilahu dari TMMD 128 Kodim 0623 Cilegon yaitu Muhajir yang beralamat di Lingkungan Kolelet Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Muhajir adalah seorang tukang parkir yang mempunyai anak delapan. Kemudian, kondisi rumahnya sangat tidak layak untuk ditempati oleh 10 orang.

Ukuran rumahnya hanya 6 x 6. Dimana kondisi sebelum dilakukan renovasi temboknya berjamur, daun pintu dan jendelanya keropos karena berbahan triplek.

Sementara ventilasi udara tidak ada, serta dapurnya ambruk terkena hujan. Kemudian fasilitas mandi cuci kakus atau MCK pun kumuh. Selain itu, atap rumahnya ambruk sehingga ketika hujan bocor dimana-mana.

Melalui program TMMD ke 128 rumahnya di rehabilitasi oleh Kodim 0623 Cilegon yang berkolaborasi dengan salah satu industry.

“Kalau melihat pendapatan menjadi tukang parkir hanya Rp. 20.000 perhari. Nggak sanggup renovasi pak, apalagi harus memenuhi kebutuhan sehar-hari,” katanya, Senin (11/5/2026).

Ia menuturkan, dirinya sudah pasrah dengan kondisi yang dialaminya, mengingat saat ini juga kurang beruntung.

“Tapi, alhamdullilah, saya diberkahi oleh Allah SWT. Ada dari pihak Kodim 0623 Cilegon bersama Pak Lurah Warnasari yang akan merehab rumah saya. Nuhun gusti Allah,” ujarnya.

Danramil 2307 Ciwandan, Mayor Inf Indra Gunawan mengatakan, pihaknya dalam program TMMD 128 Kodim 0623 Cilegon melakukan renovasi rumah Muhajir.

“Renovasi rumah ini dilakukan atas kolaborasi Pemkot Cilegon dan salah satu industry PT Cabot dan berharap dengan renovasi ini keluarga Muhajir bisa menempati rumah yang layak dan nyaman,” tuturnya.

Untuk renovasi ini, ujar dia, pihaknya menargetkan selama 2 minggu. Mengingat rumah yang ditempati mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Kami menargetkan proses renovasi selesai dalam waktu dua pekan ke depan. Untuk proses pengerjaan kami melakukan gotong-royong dengan melibatkan warga sekitar,” tandasnya. (luq)