LINTASBANTEN.COM – Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Arnod Sihite resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Tokoh buruh tersebut kini dipercaya mengemban posisi strategis sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Strategis Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI).
Penunjukan tersebut menandai langkah strategis Arnod dalam memperluas ruang perjuangannya dari gerakan serikat pekerja ke panggung politik nasional.
Meski demikian, kiprahnya di dunia politik bukanlah hal baru karena ia memiliki pengalaman panjang dalam berbagai organisasi politik dan kepemudaan di tingkat nasional.
Di Partai Golkar, Arnod pernah dipercaya menempati sejumlah posisi strategis, di antaranya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, Wakil Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Golkar, serta Ketua Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG).
Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, salah satu organisasi pendiri dalam keluarga besar Partai Golkar.
Sementara di Partai Perindo, Arnod juga memegang sejumlah jabatan penting, antara lain Ketua DPP Bidang Ketenagakerjaan, Ketua Umum Badan Serikat Pekerja Persatuan Indonesia—organisasi sayap Partai Perindo—serta Wakil Direktur Tim Pemenangan Nasional pasangan Ganjar Pranowo–Mahfud MD pada Pemilihan Presiden 2024.
Pengalaman panjang tersebut melengkapi kiprahnya di dunia gerakan buruh. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KSPSI, Arnod juga dikenal sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Media Informasi KSPSI (PP FSP PPMI-KSPSI).
Dalam berbagai perannya, Arnod aktif mengawal isu-isu strategis ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan hubungan industrial, peningkatan kompetensi pekerja, hingga penguatan program jaminan sosial bagi tenaga kerja.
Selain itu, Arnod juga tercatat sebagai anggota Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional, forum resmi yang mempertemukan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam merumuskan kebijakan strategis di bidang ketenagakerjaan.
Arnod menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan Partai Demokrat dan Bintang Muda Indonesia, khususnya kepada Ketua Umum DPN BMI Farkhan Evendi, Sekretaris Jenderal Wawan Sugiyanto, serta Ketua Dewan Pembina DPN BMI yang juga Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriyansyah Noor.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat peran partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya kalangan pekerja.
“Kepercayaan ini tentu menjadi tanggung jawab besar bagi saya. Selama ini saya berjuang melalui gerakan serikat pekerja, dan kini saya ingin memperluas perjuangan itu melalui Partai Demokrat agar aspirasi pekerja dapat diperjuangkan secara lebih strategis dalam proses pengambilan kebijakan,” ujar Arnod kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, keterlibatan dalam partai politik merupakan bagian dari upaya memperkuat representasi pekerja dalam proses perumusan kebijakan nasional.
Ia menilai perjuangan buruh tidak cukup hanya melalui aksi demonstrasi atau dialog dengan pemerintah dan pengusaha, tetapi juga perlu diperkuat melalui gagasan kebijakan di jalur politik dan parlemen.
“Gerakan buruh bukan hanya perjuangan praktis, tetapi juga perjuangan politik. Banyak kebijakan yang menentukan nasib pekerja lahir dari proses politik. Karena itu saya merasa penting untuk ikut terlibat dan berjuang bersama Partai Demokrat,” tuturnya.
Terkait posisinya sebagai Wakil Ketua Umum KSPSI, Arnod juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai yang selama ini memberikan ruang kebebasan bagi para kader organisasi untuk menyalurkan hak politiknya.
Ia menegaskan, KSPSI sebagai organisasi buruh tetap menjaga independensi dan tidak berafiliasi secara resmi dengan partai politik tertentu, meskipun sejumlah kadernya aktif di berbagai partai.
“KSPSI memberi ruang bagi kadernya untuk menyalurkan hak politik. Ini bagian dari ikhtiar agar suara pekerja bisa semakin kuat dalam menentukan arah kebijakan nasional,” ujarnya.
Dengan pengalaman panjang di dunia politik dan gerakan buruh, kehadiran Arnod Sihite di Partai Demokrat dan Bintang Muda Indonesia diharapkan dapat memperkuat basis dukungan dari kalangan pekerja sekaligus mendorong agenda perjuangan sosial-ekonomi yang lebih berpihak pada kesejahteraan rakyat. (red)













