CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kembali menggelar program Bus Mudik Gratis. Program yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta meminimalisir penggunaan kendaraan roda dua untuk perjalanan jauh ini mendapat dukungan masif dari sektor industri dan perbankan di wilayah tersebut.
Tahun ini, sebanyak 50 unit bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik ke berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan penyediaan armada ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara pemerintah daerah dengan sektor swasta.
Salah satu perusahaan yang menunjukkan komitmen berkelanjutannya adalah PT MC PET Film Indonesia (PT MFI). Pabrik yang memproduksi Polyethylene Terephthalate (PET) Film dan PET Resin ini kembali mengambil peran aktif dalam kegiatan sosial tersebut.
Berlokasi di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, PT MFI menyadari pentingnya kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi mudik yang aman.
Dalam seremoni pelepasan bus yang berlangsung di area kantor Pemkot Cilegon pada Minggu (15/3/2026), perusahaan ini memastikan keterlibatannya dalam menyukseskan arus mudik tahun ini.
Dukungan PT MFI terhadap program Pemkot Cilegon ini bukanlah hal baru. Perusahaan telah menjadikan partisipasi mudik gratis sebagai bagian dari agenda tahunan Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.
Pada tahun 2026 ini, PT MFI secara khusus menyediakan satu unit bus dengan kapasitas 50 kursi yang ditujukan untuk rute Jawa Tengah.
Industrial Relation Supervisor PT MC PET Film Indonesia, Anggini Putri Alittisolia, menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya urusan teknis kepada pihak terkait untuk efisiensi perjalanan.
“Kami memberikan sponsor 1 unit bus untuk ke Jawa Tengah. Pemberhentian di Jawa Tengah kami serahkan kepada Dishub,” ungkap Anggini disela-sela Kegiatan Pelepasan Bus Mudik Gratis Lebaran 2026 di Pemkot Cilegon, Minggu (15/3/2026).
Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada operasional produksi PET Film, tetapi juga peduli terhadap dinamika sosial di Kota Cilegon.
Partisipasi selama tiga tahun berturut-turut menjadi bukti bahwa program ini telah masuk ke dalam rencana strategis perusahaan dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
“Sebelumnya, ini tahun ketiga, MFI mengikuti kegiatan mudik gratis. Pertama kali MFI dalam program mudik gratis itu ke Jawa Timur. Tahun 2025 dan 2026, jurusannya di Jawa Tengah,” tutur Anggini menjelaskan sejarah keterlibatan perusahaan dalam program tersebut.
Pihak PT MFI memahami bahwa biaya pulang kampung yang cukup tinggi dapat menjadi beban bagi para pekerja dan keluarga di Cilegon.
Dengan adanya dukungan armada bus dari industri, masyarakat dapat mengalihkan anggaran transportasi mereka untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak di kampung halaman.
“Harapannya dari perusahaan kami, berharap bisa meringankan pengeluaran dari pemudik. Seperti kita tahu ongkos mudik kan lumayan. Setidaknya bantuan dari CSR dari rekan-rekan industri, meringankan beban biaya,” tambahnya.
Selain faktor ekonomi, aspek keselamatan menjadi poin krusial yang ditekankan dalam program ini. Mudik menggunakan bus yang difasilitasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon dinilai jauh lebih aman dibandingkan harus menempuh perjalanan ratusan kilometer menggunakan sepeda motor.
Standar kelaikan armada dan kompetensi pengemudi menjadi jaminan agar para peserta mudik dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang.
Anggini pun menyampaikan pesan menyentuh bagi para pemudik yang berangkat hari ini agar selalu mengutamakan kesehatan selama di perjalanan.
“Harapannya, pemudik bisa selamat sampai ke tujuan masing-masing dalam keadaan selamat dan sehat. Bisa berkumpul dan silaturahmi dengan keluarga masing-masing,” harapnya.
Program Mudik Gratis Lebaran 2026 di Kota Cilegon ini menjadi cerminan bagaimana sinergi antara pemerintah, industri seperti PT MFI, dan perbankan dapat menciptakan dampak positif langsung bagi warga.
Dengan total 50 bus yang diberangkatkan, ribuan orang tertolong untuk bisa menjalin kembali tali silaturahmi di kampung halaman tanpa harus terbebani masalah biaya.
Keterlibatan PT MFI yang terus konsisten sejak tahun-tahun sebelumnya diharapkan dapat memicu perusahaan lain di zona industri Cilegon untuk melakukan hal serupa.
Model kolaborasi ini tidak hanya memperkuat citra positif perusahaan di mata publik, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Arus mudik 2026 pun diharapkan berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh peserta. (luq)







