Disrupsi Perkembangan Zaman, Ketua HMI Cabang Cilegon Serukan Kader Harus Inovatif dan Adaptif

CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon Rahmat Hidayatullah menyerukan seluruh kader HMI Cabang Cilegon untuk berinovasi dan beradaptasi dari disrupsi perkembangan zaman.

Pernyataan tersebut dilontarkan Rahmat saat membuka Rapat Anggota Komisariat dan Muskohkom HMI Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Al-khairiyah di Aula Kelurahan Ciwedus, Sabtu 8 Oktober 2023.

Rahmat menyebut, tantangan perubahan zaman dengan cepat harus sikapi dengan bijak oleh kader HMI.

Menurutnya, persoalan era sekarang bukan lagi bersaing dari antar individu atau antar kelompok melainkan harus saling berkolaborasi membangun peradaban lebih baik.

“Hari ini bukan lagi era kita saling bersaing satu dengan yang lainnya, hari ini ialah hari berkolaborasi. Ketika teman-teman tidak sanggup untuk menciptakan suatu kolaborasi tentang hidup satu yang lainnya dengan kelompok satu dan kelompok lainnya maka teman-teman akan tertinggal,” papar Rahmat.

Rahmat menyatakan, seorang kader HMI saat ini tidak perlu jumawa sebagai organisasi besar yang melahirkan banyak tokoh nasional.

Dijelaskannya, yang terpenting bagaimana setiap kader HMI memiliki kualitas individu yang mumpuni sehingga sejarah HMI sebagai organisasi mahasiswa terbesar yang melahirkan banyak tokoh nasional akan terus ada.

“Disrupsi ini datang dengan cepat, temen temen harus mensiasati hal itu bukan sekedar membahas soal sejarah, HMI bakalan besar ketika temen temen saling membesarkan. Yang kader HMI lakukan hari ini masih membahas sejarah HMI yang banyak melahirkan tokoh-tokoh bangsa, seharusnya kader HMI sekarang sudah membahas soal konsep dan ide gagasan supaya kader HMI tidak tergerus oleh zaman justru kader HMI lah yang menentukan arah zaman ke depan,” ungkapnya.

Rahmat juga menceritakan tentang Jurnalis enza massa menemukan naskah di perpustakaan biblioteca nationale centrale yang dibuat oleh Michael Rotterdam di Roma tahun 1994 yang menyebutkan bahwasanya suatu peradaban nanti akan dikuasai oleh suatu bangsa yang berlambangkan bulan dan bintang.

“Nah teman-teman tentu saja di situ bulan dan bintang itu merupakan suatu simbol kejayaan kita sebagai umat Islam. Tapi hal itu tidak akan bisa terjadi ketika teman-teman hari ini tidak berproses. Maka dari itu mkita bareng bersama-sama dari komisariat manapun kita bicara masalah HMI cabang Cilegon untuk lebih baik,” tandasnya. (Nas/red)

Tinggalkan Balasan