CILEGON, LINTASBANTEN.COM l- Dalam rangka mengurangi jumlah traffic kemacetan pemudik yang hendak melintas sumatera di Pelabuhan Merak untuk melakukan pembelian tiket online ferizy sebelum berangkat meninggalkan rumah.
Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk kedepan masyarakat yang belum memiliki tiket diharapkan jangan melakukan pembelian tiket pada saat diperjalanan karena akan mengganggu masyarakat yang sudah memiliki tiket sebelumnya.
“Kami himbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan mudik dengan jasa Pelabuhan Merak diharapkan melakukan pembelian tiket pada saat sebelum berangkat menuju Merak artinya dari rumah karena sudah ada fasilitas tiket online ferizy,” tegas Budi, (07/04/2024).
Lanjut Budi menyampaikan sekali lagi bahwa tiket Pelabuhan Merak sudah habis dan ia juga menghimbau seluruh pengguna jasa yang mau menyebrang tidak bisa berangkat kecuali sudah ada tiket di tangan karena untuk saat ini tiket memang sudah habis.
“Contoh teman-teman misalnya naik kereta api atau naik pesawat terbang kalau sudah habis tiketnya tidak bisa ditambah penumpangnya, tahun kemaren dengan adanya penamabahan penumpang itu maka pelayanan bagi yang lainnya juga menjadi terlambat sehingga kita ingin menciptakan kebaikan bersama bahwa kita sama-sama menjaga ketertiban untuk memastikan ada tiket sebelum berangkat ke pelabuhan,” tutup Budi.
Pada tempat yang sama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, ia akan melihat perkembangan karena mengingat untuk mengantisipasi situasi yang telah berkembang karena angka penyeberang saat inu mengalami kenaikan yang sangat drastis tadi Pagi dilaporkan ada kenaikan 65%.
“Tentu dalam pelayanan kita pasti akan ada perubahan jadi jangan dibandingkan dengan tahun lalu karena tahun lalu itu jumlah pemudik tidak sebanyak sekarang, tadi kita sudah menyaksikan ada antrean di jalan tol ada yang kita delay kita tahan dulu itu semata-mata jangan sampai nanti mengganggu atau menyumbat upaya kita untuk mengelola penumpang yang ada di pelabuhan merak ini,” tutup Muhadjir.(Sob/red)







