CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Pekan Keterampilan Dan Seni Pendidikan Agama Islam (PENTAS PAI) tingkat kota Cilegon Tahun 2024 dengan tema “Explorasi Minat, Bakat dan Kompetensi Siswa-Siswi Dalam Ragam Lomba Islami Demi Terwujudnya Cilegon Madani”. Untuk jumlah pesertanya ada 64 dari siswa-siswi se-kota Cilegon yang berlangsung di Aula Diskominfo Cilegon, Sabtu (25/05/2024).
Disela-sela acara Ketua Pelaksana Fadli mengatakan, acara PENTAS PAI ini diikuti oleh 64 peserta, ada 4 mata lomba dan 8 kategori perlombaan yaitu MTQ, Pildacil, Tahfidz dan Kaligrafi, sedangkan untuk acara ini sudah dimulai dari awal mei dan peserta yang mengikuti lomba ini adalah yang juara di masing-masing tingkat kecamatan, adapun dewan juri pihaknya mengambil dari luar Cilegon.
“Dewan juri kita ambil dari serang, Pandeglang dan tangerang, kita tidak ambil dari Cilegon Supaya lebih menjaga kenetralitasannya,” jelas Fadli.
Ia juga mengatakan acara ini sebenarnya rutin dilakukan setiap tahun namun sangat disayangkan sejak covid kemaren acara ini tidak dilaksanakan lagi karena anggarannya di pangkas.
“Kita meminta kepada walikota Cilegon Dan Dindikbud kota Cilegon agar acara PENTAS PAI ini anggaran nya diadakan kembali karena dengan semangat yang luar biasa dari penyelenggara acara ini membuktikan bahwa PAI punya peran penting dalam menumbuhkan bibit-bibit muda,” paparnya.
Kata Fadli, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian yang sudah memfasilitasi acara ini.
Ditempat yang sama Kepala Kemenag kota Cilegon Lukmanul Hakim mengatakan, acara hari ini lomba keterampilan tingkat SD yang diikuti oleh peserta terbaik dari 8 kecamatan se-kota Cilegon.
Lanjut Lukmanul Hakim menyampaikan, bahwa ajang perlombaan ini untuk membentuk karakter dan mencari bibit muda yang unggul dan berprestasi di tingkat usia dini se-kota Cilegon dan nantinya para pemenang ini akan mengikuti ajang perlombaan yang sama ditingkat Provinsi.
“Kami berpesan agar para dewan juri tidak tebang pilih dalam memberikan penilaian, harus jujur dan adil,” harapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Kabid Dindikbud kota Cilegon Suwanda mengatakan, ia sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan ini dan luar biasa pesertanya walaupun masih dini usianya tetapi semangat mereka luar biasa.
“Harapannya semoga ke depan acara ini bisa dilakukan setiap tahunnya dan bisa melahirkan anak muda yang berprestasi,” harap Suwanda.
Sementara itu Helldy Agustian mengatakan, pentingnya keterampilan anak-anak usia dini ini untuk menumbuhkan mental dan keberanian anak-anak tampil di depan orang banyak, dan mengasah kemampuan mereka sejak kecil apalagi dalam perlombaan ini salah satunya ada perlombaan MTQ dan Tausiyah.
“Acara yang bertemakan ‘Eksplorasi Minat, Bakat dan Kompetensi Siswa Siswi Dalam Ragam Lomba Islami Demi Terwujudnya Cilegon Madani’ ini sangat positif bagi anak-anak usia dini,” tutup Helldy. (Sob/Red).







