CILEGON, LINTASBANTEN.COM- Relawan pendukung calon DPRD Provinsi Banten dapil 12 Kota Cilegon, Erik Prihatama menggelar malam keakraban dengan kegiatan mancing dan ngobrol santai bersama masyarakat Kota Cilegon.
Selain itu, relawan pendukung Erik Prihatama juga menggelar kegiatan bhakti sosial untuk masyarakat di Kecamatan Citangkil dan Kecamatan Ciwandan.
Dikatakan Calon DPRD Banten dapil 12 ini, rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun sinergitas seluruh relawan dan konstituen atau masyarakat di dapilnya.
“Malam minggu yang berbahagia bersama kurang lebih 400 orang masyarakat yang hadir di tempat ini sambil ngobrol santai dan mancing bersama di tempat Kang Mia (Muhammad Ibrohim Aswadi), kolam pemancingan yang keren dan luas” Ujar Erik Prihatama, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Angkatan Muda Penggerak Demokrat (AMPD) Kota Cilegon. Sabtu (12/8/23).
Diobrolan santai tersebut kata Erik, mengajak masyarakat untuk berbincang soal harapan dan aspirasi yang sejalan dengan mimpinya untuk membangun Kota Cilegon lewat dirinya di DPRD Banten.
“Saya menyampaikan soal visi saya yaitu menjadi anggota dewan perwakilan rakyat daerah provinsi Banten yang berjuang untuk terwujudnya masyarakat sejahtera, maju, mandiri, berbudaya, dan berdaya saing.”
Dikatannya, ia juga memiliki misi tujuh program AKSI yaitu Aspiratif, Kompeten, Solutif dan Inofativ.
“Saya menyampaikan rasa optimisme yang tinggi ditambah dengan momen hari kemerdekaan berkumpul bersama masyarakat untuk mimpi yang InsyaAllah akan terwujud nanti.”
Untuk diketahui, tujuh program AKSI tersebut diantaranya :
1. Program AKSI 1 : Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang maju, unggul, berdaya saing serta mampu berdaptasi terhadap perkembangan teknologi dan informasi.
2. Program AKSI 2 : Mengembangkan perekonomian mandiri melalui pengembangan potensi lokal dan investasi berbasis pertanian, perikanan, pariwisata, seni kreatif dan industri.
3. Program AKSI 3 : Mengembangkan penciptaan lapangan kerja dan perluasan kesempatan kerja untuk masyarakat lokal dan batasi tenaga kerja asing.
4. Mendorong peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan untuk masyarakat baik infrastuktur maupun non infrastruktur.
5. Mengembangkan penguatan tata kelola kebudayaan dengan fokus pada perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan untuk pemajuan kebudayaan daerah.
6. Mendorong perlindungan Hak kesetaraan untuk anak, kaum perempuan dan penyandang disabilitas.
7. Bersama rakyat berjuang untuk perubahan dan perbaikan untuk mencapai masyarakat adil dan sejahtera. (Nas/red)







