CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi kembali melakukan kunjungan ke Kota Cilegon, Selasa (12/9/2023). Pada lawatan kedua sepanjang 2023, tepatnya April lalu ini Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri dan pejabat tinggi Negara lain, termasuk Walikota Cilegon Helldy Agustian.
Dimana, selain melihat secara langsung perkembangan PT Lotte Chemical Indonesia, Jokowi juga memantau harga pasar untuk sejumlah komoditas sembako di Pasar Kranggot yang dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial di Kecamatan Jombang. Dimana, kuota pemberian bantuan sosial di Kota Cilegon ada 17.479 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 43 kelurahan.
Presiden RI Joko Widodo mengatakan, dirinya melihat harga-harga sejumlah komoditas sembako di Kota Cilegon masih sangat baik. Bahkan, untuk harga bawang merah yang biasanya berada diatas Rp 30.000 per kilogram dan pernah menembus Rp 40.000, kini sudah berada di harga Rp 17.000 per kilogram.
“Harga cabai saya lihat juga sama turun, karena ditanam di Provinsi Banten sendiri,” kata Presiden Jokowi saat memantau harga sembako di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Selasa (12/9/2023).
Meskipun demikian, Jokowi menuturkan, pihaknya masih menemukan komoditi sembako yang masih menjadi masalah, salah satunya adalah beras.
“Yang masih sedikit masalah di beberapa titik-titik itu di beras,” tuturnya.
Atas situasi itu, Jokowi menjelaskan, langkah yang akan diambil pemerintah diantaranya adalah melakukan operasi pasar yang diiringi dengan pembagian Bantuan Sosial (Bansos) terhadap 21,3 juta KPM.
“Operasi pasar secara masif akan dilakukan Bulog (Badan Urusan Logistik) dan Badan Pangan pada Minggu (Pekan-red) ini, berbarengan dengan bagi Bansos pangan 10 kilogram per keluarga untuk 21,3 juta penerima,” jelasnya.
Langkah teknis operasi pasar, Jokowi menuturkan, akan dilakukan oleh Bulog dan Badan Pangan di setiap ritel-ritel yang ada di kawasan Cipinang, Jakarta.
“Bulog akan melakukan OP (Operasi Pasar) ke ritel-ritel di Cipinang. Semuanya akan diguyur beras secara massif,” tuturnya.
Dalam hal ini, Jokowi berharap, langkah yang dilakukan pemerintah dapat menurunkan dan menstabilkan harga beras di pasaran.
“Kita harapkan dengan begitu, harga beras akan mulai turun,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Budi Waseso yang ikut mendampingi kunjungan kerja Presiden mengatakan dengan adanya percepatan program Bantuan Pangan tahap II di bulan September hingga November 2023, di harapkan dapat menekan fluktuasi harga beras yang terjadi saat ini.
“Harapan kita dengan menggelontorkan bantuan beras ini sebanyak 3 bulan atau dengan jumlah total sebanyak 640.590 ton kepada 21,3 juta KPM dapat berdampak efektif seperti yang telah kita lakukan pada tahap I di bulan Maret – Mei lalu”, ujar Budi Waseso.
Dibagian lain, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengapresiasi kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Kota Cilegon. Dimana, terkait kunjungan Presiden Jokowi ke PT Lotte Chemical Indonesia, Helldy berharap agar serapan tenaga kerja lokal bisa lebih dimaksimalkan.
“Karyawan d(PT Lotte Chemical Indonesia –red) kurang lebih ada 13.000 orang dan 96 persennya adalah orang Indonesia. Namun, dari angka yang kami lihat kemarin baru 36 persen warga Kota Cilegon,” ungkapnya.
Atas dasar itu, Helldy menekankan agar PT Lotte Chemical Indonesia bisa melaksanakan amanat dari Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah disepakati bersama. “Saya berharap, setelah MoU kemarin dapat dipraktekkan apa-apa yang menjadi kerjasama kita dengan PT Lotte,” harapnya.
Sementara itu, ketika mendatangi Pasar Kranggot, Jokowi langsung berkeliling menyapa ke sejumlah pedagang dan menyerahkan langsung bantuan modal kerja ke pedagang.
Salah satu pedagang Pasar Kranggot Lia Eni Riayana (38) mengaku sangat senang mendapatkan bantuan modal kerja yang langsung diberikan oleh Presiden Jokowi sebanyak Rp 1,2 juta.
“Alhamdulillah dengan bantuan ini setidaknya bisa membantu jualan saya dan bisa melanjutkan usaha serta bisa menambahi dagangan,” katanya.
Lia berharap, adanya kunjungan presiden tersebut, pemerintah lebih peduli lagi terhadap pedagang kecil disini bukan di gusur, tapi di berdayakan.
“Harapannya lebih diperhatikan di Pasar Kranggot diberdayakan,” ujarnya.
Senada dengan Lia, Fatimah (55) salah satu warga Kranggot menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan sembako berupa kebutuhan pokok.
“Senang ya, Alhamdulillah mendapatkan bantuan ini. Saya sengaja ke pasar mau liat pak Jokowi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot Dani Rachmat menyambut baik dengan adanya kunjungan dari Presiden Jokowi beserta jajarannya ke Pasar Kranggot.
“Kalau bantuan BLT saya mendapatkan informasi itu sekitar 1.300 lebih yang disebar ke masyarakat di Cilegon. Alhamdulillah lancar dan tidak ada hal-hal yang dikhawatirkan,” tandasnya. (boy/red)







