Kenali Indkasinya Sebelum Parah, Berikut Gejala Depresi dan Cara Mengobatinya

LINTASBANTEN.COM- Semua orang pasti tidak mau dirinya mengalami depresi baik ringan maupun berat. Namun, sebagian dari kita tidak menyadari bahwa diri kita sendiri sedang mengalami depresi ringan.

Gejala depresi bisa di picu seperti lekas marah, sedih dan kurang motivasi. Gejala tersebut seringkali lebih halus dan kurang intens.

Orang dengan depresi ringan dan tingkat rendah mungkin tidak menyadari bahwa mereka mengalami depresi. Perasaan sedih kronis dan suasana hati yang buruk yang mereka alami mungkin sudah ada begitu lama sehingga mereka merasa normal.

Sebelum gejala tersebut memicu depresi lebih parah, maka kita perlu mengenali gejala gejala lainnya yang bisa menyebabkan depresi ringan. Perubahan suasana hati dan perilaku dapat menjadi indikasi depresi ringan. Dikutip dari Halodoc berikut gejala umum lainnya yang juga dapat dialami penderita depresi ringan.

• Iritabilitas dan agitasi.

• Merasa lelah luar biasa.

• Merasa putus asa.

• Merasa bersalah atau tidak berharga.

• Merasa sangat sedih.

• Mengalami kesulitan fokus.

• Merasa tidak termotivasi.

• Ingin sendirian.

• Memiliki rasa sakit dan nyeri ringan yang tidak dapat dijelaskan.

• Kehilangan empati dengan orang lain.

• Bergerak atau berbicara perlahan.

• Berpikir tentang kematian atau bunuh diri.

• Perubahan pola tidur.

• Makan lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya.

• Perubahan dalam penggunaan tembakau, alkohol, atau obat-obatan.

• Perubahan yang berkaitan dengan produktivitas.

Banyak orang dengan depresi ringan dapat mengatasi gejala-gejala yang menyusahkan ini. Namun, gejala tersebut mungkin memiliki efek kecil pada kehidupan sosial dan pekerjaan mereka. 

Meskipun orang lain mungkin tidak memerhatikan gejala depresi ringan pada seseorang, mereka dapat mempengaruhi orang yang mengalaminya. Gejala juga dapat terjadi di antara kekambuhan atau sebagai tanda peringatan depresi yang lebih.

Gejala depresi ringan sering diabaikan dan jarang terdiagnosis. Padahal, ini bisa diatasi dengan pengobatan dan perubahan gaya hidup.

Pengobatan yang bisa dilakukan untuk depresi ringan umumnya sama dengan yang digunakan untuk mengobati depresi berat. Dokter dapat meresepkan obat antidepresan, seperti obat golongan inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI).

Selain itu,  psikoterapi, juga dikenal sebagai terapi bicara, seringkali dapat sangat membantu orang dengan depresi kronis tingkat rendah. Seperti apa pengobatan yang sesuai dengan kondisi kamu harus dikonsultasikan pada dokter. 

Selain pengobatan, ada juga beberapa perawatan perawatan diri yang dapat membantu mengobati depresi ringan kronis. Berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin bisa membantu mengurangi gejala:

• Berolahraga secara rutin, dengan intensitas sedang selama 30 menit hampir setiap hari dalam seminggu, dan tambahkan olahraga berat jika dirasa kamu mampu melakukannya.

• Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

• Pastikan untuk meminum obat yang diresepkan dengan benar, dan sesuai dosis. Jangan lupa beri tahu dokter tentang suplemen atau obat-pbatan apapun yang sedang digunakan, termasuk obat herbal.

• Makan makanan yang bervariasi dan bergizi setiap harinya.

• Temukan hal-hal untuk dilakukan yang kamu sukai.

• Tidur yang cukup dan pastikan untuk memiliki lingkungan tidur yang mendukung tidur nyenyak.

• Carilah teman-teman yang positif, suportif, dan menunjukkan bahwa mereka peduli pada kamu.

Itulah pembahasan mengenai gejala depresi ringan dan pengobatan yang bisa dilakukan. Meskipun depresi ringan dianggap kurang intens daripada depresi yang lebih parah, gangguan ini tetap dapat berdampak serius pada kehidupan dan kemampuan kamu untuk berfungsi. 

Jika kamu mengalami gejala depresi ringan yang tadi disebutkan, sebaiknya segera konsultasikan pada psikolog atau psikiater. Perawatan seperti psikoterapi dan pengobatan dapat membantu kamu mulai merasa lebih baik. 

Tinggalkan Balasan