CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon melakukan uji publik terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten serta Walikota dan Wakil Walikota Kota Cilegon di Hotel Aston.
Komisioner KPU Kota Cilegon Urip Haryanto mengatakan bahwa uji publik DPS yang dilakukan tersebut dinilai penting untuk persiapan pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang.
“DPS ini memang bukan bahan jadi, artinya ini harus kita olah supaya jadi barang jadi atau DPT (Daftar Pemilih Tetap),” ucap Urip, (24/08).
Lanjut Urip menegaskan dalam uji publik itu dilakukan untuk pemutakhiran data ditengah masyarakat sebelum melaksanakan Pilkada dan bekerjasama dengan Bawaslu untuk memastikan data pasti para pemilih.
“Dalam hal ini kita perlu masukan dan saran dari masyarakat terkait DPS sebelum ditetapkan menjadi DPT untuk Pilkada serentak 2024,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Kota Cilegon Cecep menambahkan bahwa dari jumlah DPS Laki- Laki 165.729 dan perempuan 164.430 dengan total sebanyak 330.159 jiwa.
“Berdasarkan data pemilih untuk kategori muda dari proses pendataan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dapat diketahui jumlah pemilih dengan usia muda atau dari kelompok Gen Z (kelahiran 1997-2017) terdapat 83.269 pemilih,” terangnya.
Kata Cecep, kelompok Milenial dengan kelahiran 1981-1996 terdapat 123.759 Dan untuk jumlah Gen X (kelahiran 1975-1980) ada sebanyak 89.608 pemilih.
“Kelompok PRE BOOMER usia sebelum 1945 ada 2.060 dan BABY BOOMER usia 1946-1964 ada 31.463,” imbuhnya.
“Sedangkan pemilih dari penyandang disabilitas tuna wicara, tuna rungu, tuna netra, penyandang disabilitas mental saat ini berjumlah 31.463 jiwa,” terang Cecep. (Sob/Red).












