SERANG,LINTASBANTEN.COM-Universitas Terbuka Serang (UT Serang), hadir dalam acara Tradisi Bubur Suro di Pandeglang. Acara yg diselenggarakan di Desa Wisata Bandung Bukit Sinyonya Kec. Banjar Kabupaten Pandeglang, merupakan tradisi tahunan, Selasa (16/7)
Acara festival bubur suro kali ini mengusung tema ‘Dengan Tradisi Bukti Cinta Terhadap Negeri’ yang diikuti oleh 8 Rukun Tetangga (RT) dan 2 Sekolah Dasar (SD) yang ada di kawasan desa wisata Desa Bandung.
Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja mengagalan festival bubur suro adalah suatu Tradisi yang ada di Desa Bandung dan tetap dilestarikan hingga saat ini, sebagai momentum membangun tali silaturahmi, menggembangkan potensi, kreativitas dan budaya yang ada di Desa Bandung.
“Kami jadikan festival ini menjadi event tahunan yang ada di desa wisata Desa Bandung sebagai bentuk cinta kami dalam melestarikan tradisi budaya agar tidak punah,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur UT Serang, Teguh Prakoso mengatakan kehadiran UT dalam festival tersebut adalah bentuk nyata keikutsertaan UT Serang dalam menjaga budaya leluhur.
“Ini adalah salah satu cara kami dalam turut serta menjaga adat istiadat warga Pandeglang dan wilayah sekitarnya,” ungkap Teguh Prakoso
Seperti diketahui bersama, UT Serang adalah PTN ke-45 yang hadir di Provinsi Banten. “Karena ibu kota Banten adalah Kota Serang, maka nama kami ya UT Serang”, demikian penjelasan Teguh Prakoso dalam beberapa kesempatan sebelumnya.
Saat ini, UT Serang memiliki 4 fakultas, yakni FEB, FKIP, FST, dan FHISIP, serta Sekolah Pascasarjana.
Akreditasi institusi UT adalah A. Dan sebagai 1 dari 21 perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH), UT semakin memiliki fleksibilitas dalam penyelenggaraan program pendidikannya. Di UT setiap mahasiswa memiliki berbagai kemudahan belajar. Modul UT telah terstandar.
Akreditasi program studi di UT hampir merata A. Saat ini semua program studi di UT diminati para genzi. Di antara yang paling banyak peminatnya adalah S1 Manajemen dan S1 Hukum (keduanya berakreditasi A).
“Kami optimis, keberadaan UT Serang di seantero Banten akan semakin diminati. Belajar di UT dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan lain”, demikian yang disampaikan pria berkacamata yang menjabat Direktur UT Serang sejak 7 Februari 2024 ini.
Yang jelas, turut hadirnya UT Serang dalam Tradisi Bubur Suro adalah langkah yang baik. Komitmen untuk ikut sertanya UT Serang dalam peningkatan kualitas SDM di Provinsi Banten, salah satunya melalui sarana ini yang juga didukung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang.(*/red)












