CILEGON,LINTASBANTEN.COM- Dengan penuh rasa syukur, Indonesia Mendongeng ke 11 tahun 2024 yang bertemakan “Santri TPQ dan Anak Indonesia Cinta Palestina” telah sukses diselenggarakan di Aula DPRD Kota Cilegon. Acara ini berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh 207 santri dari 28 TPQ serta relawan sebagai panitia Indonesia Mendongeng. Rabu (25/12)
Rangkaian acara dimulai dengan lomba mewarnai, yang diikuti oleh anak-anak dari TPQ dan siswa SD kelas 1-6. Kegiatan ini menjadi momen kreatif bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi mereka sambil menanamkan nilai cinta damai dan solidaritas terhadap Palestina.
Momen mendongeng yang dibawakan oleh Kak Sukma menjadi inti dari seluruh rangkaian acara. Dengan gaya bercerita yang interaktif dan penuh energi, Kak Sukma berhasil membawa peserta dalam alur dongeng yang ceria, interaktif namun penuh makna menyentuh.
Kehadiran Ken yang menjadi teman setia Kak Sukma juga menambah daya tarik yang membuat anak-anak-anak terpukau, semangat, dan antusias mendengarkan setiap kisah yang disampaikan.
Melalui dongeng-dongeng penuh makna, peserta tidak hanya menikmati cerita yang menghibur, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Palestina.
Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize menarik yang semakin menambah keceriaan dan antusias seluruh peserta.
Sebagai wujud kepedulian, total infaq yang terkumpul dalam acara ini mencapai Rp3.105.000,00 yang akan disalurkan kepada saudara-saudara kita di Palestina melalui program kemanusiaan.
Branch Manager Rumah Zakat Cilegon, Saibani menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi kepada para sponsor dan mitra kolaborasi yang telah mendukung acara ini sehingga acara Indonesia Mendongeng ke 11 bisa berjalan dengan lancar dan sukses.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas dan edukasi, tetapi juga membuktikan bahwa kepedulian dapat diwujudkan bersama oleh berbagai pihak.
“Kami berharap semangat mendongeng dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Palestina ini terus berlanjut juga menginspirasi lebih banyak santri, anak-anak, dan masyarakat luas untuk berbagi dan peduli terhadap sesama,” ujar Saibani
Salah satu peserta kelas 4 SD yaitu Zaira yang turut hadir berpartisipasi dalam acara ini mengatakan, “Acaranya sangat seru, pendongengnya buat ketawa dan buat sedih juga saat cerita tentang penghafal Al Qur’an yang memberikan mahkota untuk orangtua di surga,” pungkasnya. (*/red)







