LINTASBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melaksanakan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon yang berlangsung di Aula Setda II Kota Cilegon, Rabu (17/6/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar didampingi Pj Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra serta Asisten Daerah III Setda Kota Cilegon Syafrudin. Sebanyak 25 pejabat Administrator dan 11 Pejabat Pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya.
Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh aparatur sipil negara merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik baik yang mengalami rotasi maupun promosi jabatan untuk fokus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pada prinsipnya jabatan adalah amanah, jabatan adalah suatu hal yang harus dipertanggungjawabkan, jabatan adalah suatu hal yang harus dijalankan. Jadi saya mengimbau kepada seluruh rekan-rekan yang hari ini dirotasi ataupun naik jabatan, saya minta untuk fokus bekerja jangan memikirkan hal lain-lain. Fokus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Robinsar juga menekankan pentingnya dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di mana pun pejabat ditempatkan. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan organisasi dan pelayanan publik.
“Di mana pun Bapak, Ibu ditempatkan dan dipercaya, saya minta berikan yang terbaik. Tunjukkan kinerja yang baik dan berikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi serta pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Robinsar juga menegaskan bahwa proses pelantikan dan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon dilaksanakan secara profesional tanpa adanya praktik jual beli jabatan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk membuktikan kapasitas dan kompetensinya melalui hasil kerja yang nyata di lapangan.
“Tidak ada transaksi atau jual beli jabatan di sini. Seluruh proses dilakukan secara profesional. Saya meminta para pejabat yang hari ini dilantik untuk bertanggung jawab atas amanah yang diberikan. Baik yang mendapat promosi maupun yang mengalami rotasi jabatan, tunjukkan kinerja terbaik di mana pun ditempatkan dan buktikan melalui hasil nyata di lapangan,” tegasnya.
Menurut Robinsar, rotasi dan promosi jabatan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus percepatan pembangunan dan pelaksanaan program pemerintah daerah. Ia berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat lebih adaptif, inovatif, dan fokus dalam menjalankan tugasnya.
“Ini semua dilakukan dalam rangka penyegaran, percepatan pembangunan, percepatan berjalannya program agar semuanya bisa lebih fresh dan adaptif di tempat yang baru. Saya minta kita semua bekerja lillahi ta’ala dan fokus dengan tanggung jawabnya masing-masing,” tandasnya. (luq)







