Pemprov Banten Berikan Bantuan UEP Untuk Ratusan KPM di Cilegon

CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten mengucurkan bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) kepada masyarakat di Kota Cilegon, Rabu (6/12/2023). Bantuan UEP berupa jenis bahan dan barang usaha itu disalurkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar di Gedung Islamic Center, Kota Cilegon.

Sekitar 385 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Cilegon dari delapan kecamatan telah menerima bantuan. “Kita secara langsung memberikan bantuan dalam rangka konsep usaha ekonomi produktif di Kota Cilegon, sekitar 385 paket kegiatan basis kegiatannya adalah membantu umkm dan industri-industri rumahan,” kata Pj Gubernur Banten Al Muktabar saat ditemui seusai acara, Rabu (6/12/2023).

Kata dia, bantuan itu diberikan kepada para keluarga yang sedang melakukan usaha baik dibidang makanan, warung, jajanan dan lain sebagainya. Dengan harapan, melalui bantuan itu dapat menjadi pendukung dalam kegiatan usaha masyarakat di Kota Cilegon agar semakin berkembang. “Kalau ini terus berkembang kita harapkan dia membentuk kelompok, kalau kelompoknya berkembang nanti bisa dihubungkan dengan pembiayaan umpamanya KUR atau bank yang nantinya ini bisa kita akseskan dengan pembiayaan,” tuturnya.

Disampaikan Al Muktabar bantuan yang diberikan oleh Pemprov Banten juga, bukan hanya berupa alat usaha namun juga berupa bahan usaha. “Jadi konsepnya alat dan bahan, dengan begini diharapkan bisa mendorong mereka agar menggeliat usahanya dibidang usaha kecil menengah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Nurhana menambahkan bahwa pihaknya telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp965 juta untuk bantuan UEP di Kota Cilegon. “Bantuan ini jumlah penerimanya ada 385 kpm, dengan jumlah anggaran kurang lebih Rp965 juta,” ujarnya.

Anggaran sebanyak itu, diberikan kepada para penerima manfaat berupa alat dan bahan usaha dengan nilai Rp 2,5 juta per KPM. Adapun jenis usaha yang mendapatkan bantuan UEP itu, terbagi menjadi 19 jenis usaha. “Jenis usahanya di Cilegon itu ada 19 jenis usaha, ada yang dari pedagang sembako, jajanan anak, nasi uduk, gorengan, baso, ubi cilembu, parut kelapa dan lain-lain,” tuturnya.

Adapun tujuan disalurkan bantuan UEP ini ke warga Cilegon, kata dia, yaitu sebagai upaya dalam mendorong perekonomian masyarakat Kota Cilegon. “Salah satunya bagaimana caranya agar masyarakat dapat berdaya, karena mereka yang dibantu ini yang sudah memiliki usaha, jadi ini penambahan bagi stimulus agar nanti mereka bisa berkembang,” tandasnya. (boy/red)

Tinggalkan Balasan