CILEGON, LINTASBANTEN.COM- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon terus mendorong masyarakat untuk meningkatakan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM)
Berbagai upaya dan program yang telah dilakukan DPK Kota Cilegon berhasil meraih peringkat pertama IPLM di Provinsi Banten tahun 2023.
Program dan inovasi salah satunya dengan menghadirkan pojok baca digital atau pojok literasi di 8 kecamatan dan program pojok baca digital yang telah diluncurkan.
Bahkan, program-program tersebut menghantarkan DPK Kota Cilegon meraih penghargaan secara nasional dari Perpustakaan Nasional.
“Alhamdulillah di tahun ini kita mendapatkan predikat terbaik di Provinsi Banten untuk literasi di IPLM terbaik di Provinsi Banten juga untuk pengawasan kearsipannya sehingga mendapat reward nasional di Samarinda sebagai salah satu Kabupaten Kota juga yang memberikan pertumbuhan perkembangan dalam pengawasan kearsipan,” ujar Kepala DPK Kota Cilegon, Ismatullah saat perayaan HUT 17 tahun DPK Kota Cilegon, Selasa (21/5).
Selain itu, guna menunjang sarana dan prasarana yang baik kini DPK Kota Cilegon tengah mengajukan permohonan Dana Alokasi Khusus (DAK) ke Perpustakaan Nasional untuk membangungun gedung Perpustakaan Kota Cilegon.
Ismatullah memperkirakan pembangunan gedung perpustakaan Kota Cilegon menghabiskan anggaran Rp11 Miliar, Rp11 Miliar itu diperuntukkan untuk bangunan gedung sebesar Rp10 Miliar dan sarana prasarana seperti buku, rak, komputer sebesar Rp1 Miliar.
Lebih lanjut, Ismatullah mengaku pihaknya percaya diri tahun ini bisa mendapatkan DAK dari Perpustakaan Nasional, mengingat berkas berkas yang dibutuhkan sudah siap dan lengkap.
“Insya Allah di tahun ini usulan (DAK) kembali, kalau dapat di 2024 maka (gedung) dibangunnya tahun 2025. Jadi kalau anggarannya tahun ini diputuskan dapat ya akan dibangunnya 2025 kalau untuk tahun ini saya lebih percaya diri karena perlengkapannya lebih lebih siap. Terakhir pu kemarin sudah menandatangani Pak Walikota juga memberikan rekomendasi termasuk kesiapan untuk memberikan pendampingan,” paparnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian pihaknya terus berupaya agar pembangunan gedung perpustakaan di Kota Cilegon dapat segera direalisasikan. Sehingga masyarakat Kota Cilegon dapat lebih mengenal dan memanfaatkan perpustakaan lebih baik lagi.
“Kami ingin mendapatkan dana kurang lebih antara Rp 10 sampai dengan Rp 11 miliar ya yang semula tahun kemarin harus saya dapat, tapi terpending di tahun ini ya jadi mudah-mudahan bisa direalisasi,” pungkasnya.(Nas/red)







