CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Warga Lingkungan Panesepan, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon mengeluhkan jembatan sempit yang berada di wilayah setempat. Jembatan sempit itu kerap memakan korban baik anak-anak maupun orang dewasa yang kerap jatuh ke bawah jembatan yang memiliki ketinggian kurang lebih tiga meter itu. Selain sempit jembatan tersebut tidak ada pembatas atau pegangan di sisi kiri dan kanannya.
Tokoh masyarakat setempat, Haeruji menuturkan jembatan tersebut kerap memakan korban terutama pada anak-anak yang bermain sepeda. Ia menuturkan beberapa waktu lalu cucunya pernah jatuh ke bawah jembatan. Selain itu, sebelumnya juga ada beberapa anak-anak yang terjatuh juga.
“Jadi cucu saya pernah jatuh ke situ, selain cucu saya ada juga yang lain jadi totalnya ada tiga yang jatuh kesitu,” kata Haeruji saat ditemui di kediamannya tak jauh dari lokasi jembatan tersebut, Sabtu (9/12/2023).
Ia menerangkan, jembatan tersebut dibangun oleh swadaya masyarakat pada tujuh tahun lalu, namun swadaya tersebut tidak mampu untuk melebarkan jembatan dan membuat pembatas. “Jembatan itu sudah lama dibangun, dan itu hasil swadaya masyarakat saja. Jembatan itu sudah tujuh tahun lalu,” ujarnya.
Dikatakan Haeruji, masyarakat sekitar pernah meminta bantuan kepada pemerintah setempat, namun belum ada anggaran di pemerintah. “Saya pernah usul ke pemerintah, tapi katanya belum ada anggarannya, yasudah lah,” tuturnya.
Namun, khawatiran tokoh masyarakat dan warga sekitar sekarang sudah hampir hilang. Pasalnya, salah satu Caleg dari PAN dapil Jombang Purwakarta siap memperlebar dan membuatkan pembatas jembatan tersebut. “Beruntung ada pak haji Rahmatullah, alhamdullilah. Terima kasih pak haji, semoga pak haji, jadi dewan lagi dari PAN,” tutupnya.
Ditempat yang sama, Caleg PAN Rahmatullah mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bahwa jembatan tersebut kerap memakan korban. “Kita meninjau jembatan warga masyarakat disitu banyak menelan korban, banyak anak-anak sekolah yang sering jatuh, karena lebar jembatannya terlalu kecil dan tidak ada pengaman jembatan sisinya,” katanya.
“Dan itu sering dilalui oleh motor dan anak-anak yang bersepeda, dan itu sering makan korban,” tambahnya.
Atas informasi tersebut, Rahmatullah siap membantu, memperlebar dan membuatkan pembatas jembatan tersebut. “Tadi tokoh masyarakatnya minta bantuan terhadap saya selaku Caleg dari PAN, kemudian bantuannya juga sudah kita serahkan berupa uang untuk membeli material,” terangnya.
Dan dalam waktu dekat, kata dia akan dikerjakan untuk perbaikan jembatan tersebut. “Dalam waktu dekat akan diperbaiki, lebarnya satu meter ditambah, pembalikan untuk penguatan dan ada pembatas kanan kiri agar masyarakat tidak jatuh,” tandasnya. (boy/red)













