CILEGON – Sebanyak 160 Kader PKS Kota Cilegon mengikuti pendidikan dan sosialisasi konsep dasar partai di salah satu hotel Cilegon, Minggu (8/1/2023).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagaimana amanat Musyawarah Nasional (Munas) Ke-5 tahun 2020, sekaligus memantapkan semangat kader PKS untuk berjuang secara solid dalam menyambut kemenangan Pemilu 2024.
Pada kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber langsung dari DPP PKS Pusat yaitu Majelis Pertimbangan Pusat (MPP).
Ketua DPD PKS Cilegon Amal Irfanuddin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan perintah atau amanat langsung dari pusat berdasarkan Munas ke-5 tahun 2020 lalu.
Dikatakan Amal dalam Munas tersebut telah dirumuskan visi lima tahunan partai untuk menjadi partai Islam yang kokoh, terdepan, dalam pelayanan kepada masyarakat Indonesia umumnya, dan khususnya masyarakat Cilegon.
“Kegiatan ini merupakan amanat munas ke-5 tahun 2020, pada munas tersebut dirumuskan visi lima tahunan partai untuk menjadi Partai Islam Rahmatan Lil’alamin yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Amal.
Kemudian dikatakan Amal, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk mempererat tali silaturahmi para kader PKS yang ada di Kota Cilegon.
“Rangkaian kegiatan ini juga sekaligus jadi momentum silaturahmi untuk mengkokohkan solidaritas kader dalam menyambut kemenangan Pemilu 2024,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Etik Daerah DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar mengatakan konsepsi dasar Partai Keadilan Sejahtera itu sebetulnya komponennya terkait dengan AD/ART kemudian falsafah dasar partai, kemudian platform pembangunan.
“Ada lima filosofi dasar dari perjuangan PKS yaitu keagamaan, kemudian keadilan, kemudian kebangsaan, kenegaraan dan kesejahteraan. Nah itu lima diterangkan. Kader PKS harus bisa paham di jajaran struktural di anggota yang aktif di anggota kita,” tuturnya.
“Contohnya ada perubahan lambang itu filosofinya apa?, warnanya orange kemudian sekarang bentuknya bulat itu disampaikan kembali filosofinya,” tutupnya. (red)







