Kemenko Marves Monitoring Pelaksanaan NLE di Wilker Karantina Cilegon

CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Jajaran pejabat Karantina Pertanian Cilegon mendampingi kunjungan kerja Staff Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Sahat M Panggabean.

Dalam kunjungan kerja kali ini bertujuan untuk memonitoring pelaksanaan National logistic ecosystem (NLE) khususnya terkait layanan Karantina di wilayah Kerja Balai Karantina Kelas II Cilegon mulai dari Pelabuhan yang melayani media pembawa pertanian atau Komoditas Curah di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Cigading, Pusat Pelayanan Satu Atap ( PPSA) Ciwandan, pelabuhan penyeberangan antar area Jawa Sumatera atau sebaliknya di Penyeberangan Merak dan BBJ Bojonegara Wilayah Kerja BKP Cilegon.

Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi ketika mendampingi Kunjungan Kerja tersebut menyampaikan bahwa Karantina Pertanian Cilegon bekerja selama 24 Jam dengan model 3 shif jam kerja di wilayah kerja.

Karantina Pertanian Cilegon juga telah mensukseskan rapor hijau pelabuhan terkait Stranas PK di PTSP dan PPSA.

“Karantina Pertanian Cilegon memiliki beban kerja yang berat karena harus menjaga Zona Rawan antar pulau dan pelabuhan internasional ekspor impor selama 24 jam dalam 7 hari. Namun kami mampu melaksanakan itu semua dan turut andil dalam implementasi berkelanjutan untuk Melindungi Negeri melalui kontrol dan Edukasi Stranas PK yang memberi nilai hijau di wilayah Pelabuhan Banten,” jelasnya.

Stranas PK sendiri telah dilaksanakan di wilayah kerja Karantina Pertanian Cilegon mulai dari tahun 2021 dan mampu memberikan dampak pendapatan Domestik Bruto dari aktifitasnya bahan pangan dan pakan total industri ada 42 sebagai mitra Karantina Pertanian Cilegon yang baik dengan mewujudkan nilai ukur Efektif kurang sama dengan 7 hari, efesien mencapai 80 persen. Target layanan efektif efesien dan terukur yang di dukung spesifikasi peningkatan SDM berkualitas nasional internasional.

“Dalam hal pelayanan informasi, registrasi dan komunikasi para mitra karantina bisa mengakses Layanan Sertifikasi Karantina Pertanian melalui portal IQFAST (Antar Area dan Ekspor) dan portal khusus terintegrasi ekspor impor portal “Singel Submission modul Quarantine and Custom (SSmQC)” semua portal tersebut terkoneksi di INSW,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan