SERANG, LINTASBANTEN.COM – Mahasiswa KKM 10 Universitas Bina Bangsa (Uniba) mengisi pekan terakhir masa pengabdiannya dengan mengadakan pertemuan dengan salah satu PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) di Kasemen.
Pada acara tersebut mahasiswa KKM 10 dengan dipandu oleh dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyapa siswa-siswi PKBM Ummatan Wasathon, memberikan motivasi dan mengadakan diskusi terbuka.
Rupanya sekelompok mahasiswa tersebut masih bersemangat untuk menuntaskan program kerjanya, karena menjelang pekan terakhir masa pengabdiannya tersebut masih padat dengan berbagai program kerja. Salah satunya mengadakan diskusi bersama para remaja siswa-siswi PKBM Ummatan Wasaton yang setara dengan usia Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan tujuan untuk memberikan motivasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pada prinsipnya menuntut ilmu merupakan hak dan kewajiban setiap anak bangsa, namun terkadang beberapa faktor dapat menghambat terlaksananya kewajiban tersebut. Tidak sedikit anak-anak Indonesia tidak melanjutkan sekolah formal karena tidak memiliki biaya, tidak memilki motivasi yang tinggi terhadap pendidikan. Meski amat jelas kemajuan dan kemunduran suatu bangsa ditentukan oleh pendidikan.
Maka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) didirikan sebagai wadah untuk memberikan solusi terhadap anak-anak yang putus sekolah formal karena tidak mampu dari segi ekonomi, PKBM hadir menyesuaikan dengan jenjang usia sekolah formal, seperti paket A (SD), paket B (SMP), dan Paket C (SMA) atau sederajat.
Mereka akan mendapatkan pembelajaran yang sama dan mengikuti ujian sekolah. Maka tidak melewatkan kesempatan baik, mahasiswa KKM 10 Universitas Bina Bangsa hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan motivasi, berbagi cerita dan pengalaman kuliah, pengalaman mendapatkan beasiswa, dengan tujuan agar siswa-siswi tersebut semangat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
“Ini kesempatan baik untuk menyemangati adik-adik agar lanjut kuliah, setelah rekan-rekan mahasiswa berbagi cerita dan pengalaman seputar dunia perkuliahan, semoga tidak ada lagi yang pesimis dengan alasan apapun untuk melanjutkan kuliah, karena menuntut ilmu wajib hukumnya dan menjadi hak setiap anak bangsa untuk menyelamatkan hidup mereka dunia dan akhirat,” kata Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM 10 Uniba, Ulinnuha, Rabu (4/9).
Awalnya siswa-dan siswi PKBM malu-malu dan enggan membuka pertanyaan, namun dengan keramah-tamahan dan keseruan suasana diskusi tersebut mereka terdorong untuk berkonsultasi seputar kuliah. Sebagian besar dari mereka memiliki cita-cita yang tinggi dna keinginan kuat untuk melanjutkan kuliah, ada yang ingin membangun sebuah klinik, ingin berkuliah di jurusan Teknik, dan juga menjadi seorang penulis atau sastrawan.
“Siswa dan siswi PKBM ini merupakan anak-anak pilihan, karena mereka menunjukkan keinginan untuk belajar meski bukan di sekolah formal, bahkan tiga diantara mereka sudah kami gembleng untuk maju tes di perguruan tinggi tahun di tahun 2025 mendatang, semoga Allah memberikan kemudahan, dan mereka tidak pesimis lagi,” tutur Ketua Yayasan PKBM Ummatan Wasaton Kasemen dalam sambutannya.
Ditutup dengan foto bersama lalu menikmati kudapan yang disediakan oleh pemilik yayasan. Siswa-siswi beserta mahasiswa KKM telah membuat kesepakatan untuk tersu memberikan semangat kepada adik-adik PKBM secara berkelanjutan melalui komunikasi sosial media, mengenai tips berkuliah dengan jalur beasiswa, tips lulus menyelesaikan soal-soal tes masuk perguruan tinggi, tips mengatur waktu saat kuliah, tips kuliah sambil kerja serta tips memilih jurusan kuliah sesuai dengan bakat dna passion masing-masing.
Kegiatan pertemuan yang dilakukan Mahasiswa KKM 10 UNIBA tersebut memberikan manfaat yang amat berharga bagi anak bangsa khususnya siswa -siswi PKBM Ummatan Wasaton, dan ucapan terima kasih yang tulus dari ketua yayasan kepada para mahasiswa dan meminta agar dapat berkunjung lagi di lain waktu. (boy/red)













