Mahasiswa KKM Al-Khairiyah Edukasi Pemasaran UMKM Ikan Asin di Desa Umbul Tanjung Cinangka

SERANG,LINTASBANTEN.COM- Kelompok 32 KKM Universitas Al-khairiyah dan STIT Al-khairiyah turut serta mengikuti proses pembuatan ikan asin bersama pelaku UMKM di Desa Umbul Tanjung Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang.

Para mahasiswa terlibat aktif dalam proses pembuatan ikan asin yang menjadi sentral komoditas khas Desa Umbul Tanjung. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memahami kondisi bisnis lokal dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing para pelaku UMKM.

Mahasiswa belajar membuat ikan asin mulai dari pembersihan ikan sampai packing yang dibantu oleh para pelaku UMKM Desa Umbul Tanjung.

Ketua Kelompok 32, Anthony menyebut ikan asin di daerah Umbul Tanjung memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

UMKM ikan asin juga berkontribusi menjaga tradisi pengolahan ikan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Produksi ikan asin merupakan salah satu komoditas khas daerah ini, melalui ikan asin ini juga memberikan peluang usaha bagi warga, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja dan pengembangan keterampilan,” katanya.

Dalam moment tersebut, para mahasiswa juga memberikan edukasi tentang cara pemasaran yang tidak monoton dan bagaimana cara manajemen berwirausaha supaya lebih berkembang.

“UMKM ikan asin di Umbul Tanjung masih menghadapi beberapa tantangan seperti akses permodalan, teknologi pengolahan yang masih terbatas, serta pemasaran yang belum maksimal makanya dalam hal ini kami juga mengedukasi beberapa hal kepada pelaku UMKM,” katanya.

Anthony berharap, kedepan pemerintah setempat lebih memperhatikan pelaku UMKM supaya bisa bersaing dengan pelaku UMKM lainnya yang sudah maju.

“Tentu jika ada dukungan dari pemerintah, baik melalui pelatihan, pembiayaan, maupun promosi, UMKM ini memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh, menjangkau pasar yang lebih luas, serta meningkatkan kualitas produk sehingga dapat bersaing di pasar regional maupun nasional,” pungkasnya. (*/red)

Tinggalkan Balasan