SERANG,LINTASBANTEN.COM- Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang, Kampus Serang.
Pelaksanaan PKM tersebut bertempat di SMK Mulia Hati Insani, Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, dengan mengusung tema “Sosialisasi Manajemen Konflik untuk Organisasi Pengurus OSIS dalam Berperilaku di Sebuah Organisasi.” Sabtu, (22/11/205)
Kegiatan tersebut turut dihadiri dan didukung langsung oleh jajaran manajemen sekolah, termasuk Kepala Sekolah Yeni Sulaeman, M.Pd, Waka Humas Siti Mayati, S.Pd.I, Waka Kurikulum Intan Pandini, M.Pd, Waka Kesiswaan Anita Tajuina, S.Pd, Waka Sarpras Een Aisah, S.Pd, serta Pembina OSIS Sopiah, S.Pd dan Taufan.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Yeni Sulaeman, menyampaikan apresiasi dan harapan besar agar kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi para pengurus OSIS dalam menghadapi dinamika organisasi.
Yeni Sulaeman juga menegaskan, bahwa OSIS membutuhkan pemahaman mengenai cara menyelesaikan perbedaan secara dewasa dan profesional, sehingga dapat memperkuat kerja sama dan karakter kepemimpinan siswa,” ungkapnya.
Sementara itu Ahmad Ginanjar Ketua PKM menjelaskan, konsep manajemen konflik, yaitu kemampuan mengelola perbedaan pendapat dan potensi perselisihan agar tidak menimbulkan dampak negatif, melainkan menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas organisasi. Mahasiswa memberikan contoh konflik yang sering terjadi di OSIS, seperti perbedaan ide dalam perencanaan kegiatan, pembagian tugas yang tidak merata, hingga anggota yang kurang bertanggung jawab.
”Kami tim PKM juga memberikan arahan solusi, diantaranya menekankan pentingnya komunikasi terbuka, pembagian tugas yang jelas, pencatatan kesepakatan rapat, dan pemberian evaluasi secara berkala agar konflik dapat dikelola sejak dini,” Pungkasnya.
Keseluruhan rangkaian kegiatan PKM berjalan dengan lancar dan mendapatkan respons yang sangat positif dari siswa maupun pihak Sekolah SMK Mulia Hati Insani dan sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengurus OSIS dalam menyelesaikan masalah serta membangun lingkungan organisasi yang lebih harmonis dan produktif.
Diketahui Setelah pemaparan materi, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Beberapa pengurus OSIS menyampaikan pertanyaan seputar konflik aktual yang mereka alami, terutama terkait perbedaan pendapat dan anggota yang tidak menjalankan tugasnya.(Irul/*)
Mahasiswa Studi Administrasi Negara Unpam Sosialisasi Manajemen Konflik untuk Siswa SMK







