Kisah Elin Septiani, Mahasiswi yang Sukses Jadi Volunteer Desainer Grafis Putera Puteri Tari Indonesia

SERANG, LINTASBANTEN.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia kreativitas digital. Elin Septiani, seorang mahasiswi cantik asal Wonogiri, Jawa Tengah, yang kini menempuh pendidikan semester 7 di Universitas Primagraha Kota Serang, berhasil menorehkan prestasi di kancah nasional.

Ia terpilih sebagai Volunteer Desainer Grafis dalam ajang bergengsi Pemilihan Putera Puteri Tari Indonesia.

Acara yang diselenggarakan oleh The Queen Mother Management dengan dukungan penuh dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) ini mencapai puncaknya di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan diikuti oleh perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Saat dihubungi, Elin mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya bisa lolos dari serangkaian seleksi ketat.

Proses pemilihan volunteer yang ia lalui meliputi empat tahapan penting seperti screening CV, portofolio desain, wawancara, dan pembuatan artikel.

“Alhamdulillah, saya bangga dan bersyukur sekali bisa terpilih. Ada beberapa tahap seleksi yang harus saya lalui,” ujar Elin menceritakan pengalamannya kepada Lintasbanten.com, Sabtu 22 November 2025.

Ternyata, kecintaan Elin pada dunia desain grafis sudah tertanam sejak lama. Ia mengaku mulai mengasah kemampuannya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Sejak SMP, saya sudah sering ikut lomba desain tingkat sekolah, seperti membuat poster untuk peringatan hari-hari penting mewakili sekolah,” kenangnya.

Keterampilannya terus berkembang seiring dengan keaktifannya mengikuti berbagai pelatihan desain.

Elin menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah dipercaya menjadi kontributor kreatif di acara berskala nasional ini.

“Saya sangat terharu dan bangga bisa berkontribusi secara kreatif di acara sebergengsi ini, apalagi pesertanya dari seluruh Indonesia,” katanya.

Ia juga tak lupa berterima kasih kepada kedua orang tua dan teman-teman baiknya yang selama ini selalu memberikan dukungan.

Mengakhiri ceritanya, Elin Septiani memberikan pesan yang membakar semangat bagi generasi muda lainnya.

Ia meyakini bahwa segala sesuatu yang besar selalu bermula dari langkah kecil.

“Satu langkah kecil bisa jadi langkah yang besar untuk ke depannya. Saya percaya, masih banyak anak-anak muda yang punya jiwa kreatif yang patut terus untuk dikembangkan,” tutupnya dengan penuh keyakinan.

Kisah Elin menjadi bukti nyata bahwa bakat dan kerja keras, bahkan dari kota kecil seperti Wonogiri, dapat membawa seseorang untuk berkontribusi dan bersinar di panggung nasional. (*/red)