CILEGON, LINTASBANTEN.COM- Memasuki usia setengah abad, PT Sankyu Indonesia International siap menghadapi persaingan global.
Direktur Utama PT Sankyu Indonesia International, Dedi Mufdi Mawardi mengatakan saat ini PT Sankyu lebih unggul dari perusahaan sejenis terutama di bidang plant egeneering dan operational support.
“Karena kami perusahaan Jepang yang mengandalkan dari sisi safety quality bukan hanya dari sisi cost saja itulah kenapa kami unggul di 2 hal tersebut,” ungkap Dedi saat perayaan HUT Ke 50 PT Sankyu Indonesia International, Minggu, (23/6).
Diusia yang sudah tidak muda lagi, perjalanan PT Sankyu Indonesia International tidak lepas dari kepercayaan customer dan keunggulan yang dimiliki PT Sankyu sehingga bisa menginjak usia 50 tahun.
“Makanya kami terus mengembangkan bisnis dengan unik, karena jarang ada perusahaan yang mengintegrasikan 2 cort bisnis dalam satu perusahaan dalam satu integrasi yang memungkinkan perusahaan atau customer percaya kepada Sankyu,” paparnya.
Dedi juga menyatakan guna menghadapi persaingan bisnis global, Management PT Sankyu akan lebih fokus terhadap pengembangan sumber daya manusianya.
“Dari sisi program kita kedepan adalah terus mengembangkan SDM karena bisnis PT Sankyu tidak lepas dari bagaimana kita mendorong peningkatan dari sisi SDM-nya bisa bersaing dalam persaingan global seperti sekarang ini,” katanya.
Senada disampaikan, President Direktur anak perusahaan PT Sankyu Logistic Indonesia, Sri Indaryanto menyebut SDM merupakan aset perusahaan yang sangat vital.
“Kami memperhatikan kesejahteraan bukan hanya terhadap karyawan itu sendiri lingkungan juga termasuk keluarganya, makanya setiap ada event selalu ajak keluarga,” ujarnya.
Untuk pemberdayaan karyawan, PT Sankyu memiliki program study internal perusahaan dan program offersis dimana karyawan bisa training antar regional.
“Sankyu juga punya program study di internal perusahaan dengan standar safety yang ada. Yang kedua ada program offersis dimana kita punya induk regional di Asia Tenggara kita juga punya tempat training dan juga di offersis di Jepangnya itu sendiri. Jadi untuk meningkatkan quality itu sehingga karyawan dibuat nyaman,” pungkasnya. (Nas/red)







