PD BKPAKSI Kota Cilegon Gelar Ujian Munaqosyah

CILEGON,LINTASBANTEN.COM – PD. (Pengurus Daerah) BKPAKSI atau Badan Koordinasi Pendidikan Al Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia Kota Cilegon menggelar ujian munaqosyah di Sekretariat PD BKPAKSI Kota Cilegon, Kamis, 20 Maret 2025.

Kegiatan munaqosyah ini semacam ujian komprehensif, jadi semua materi yang pernah diajarkan di TKI, TPQ maupun PAUD Alquran di bawah binaan BKPAKSI Kota Cilegon semua diujikan baik ujian tertulis maupun ujian praktek.

Pada kesempatannya, H. Ahmad Syukri, S.Ag., M.Pd., Direktur Utama Daerah PD. BKAPAKSI Kota Cilegon mengatakan bahwa ujian munaqosyah dimulai tentang al-quran, al-hadis, sejarah kebudayaan islam, fiqih, dan bahasa arab itu semua diujikan dari mulai tingkatan terendah sampai tingkatan tertinggi. ujian ini diselenggarakan secara terprogram disini dan terjadwal.

“Pesertanya dari seluruh santri TKI, TPQ dan Paud Al-quran yang ada di Kota Cilegon. Kegiatan munaqosyah ini merupakan program tahunan dari PD. BKPAKSI Kota Cilegon yang mempunyai maksud dan tujuannya agar dapt membuat standar kualitas lulusan untuk Paud Alquran, TKI, dan TPQ,” tegasnya.

Lanjut, H. Ahmad Syukri bilang, kalau untuk ujian masing-masing memang ada, namun standar kelulusannya tidak jelas karena itu menggunakan standar kelulusan TKI, TPQ dan Paud Al-quran masing-masing, namun dirinya ingin menyeragamkan dengan standar yang sesuai dengan kurikulum dari tingkat nasional.

“Kegiatan Munaqosyah ini diatur oleh panitia berjumlah 34 orang pengurus PD. BKPAKSI Kota Cilegon dan melibatkan Forum PAKSI ditingkat kecamatan yang juga masuk dalam kepanitiaan,” tandasnya.

Lebih lanjut, H. Ahmad Syukri menyatakan, bahwa yang menguji munaqosyah ini namanya tim Munaqisyh, para penguji ini sebelumnya diseleksi tidak semua ustaz-ustazah itu dapat menjadi penguji karena ada persyaratan tertentu termasuk standar yang dapat direkrut sebagai tim Munaqisyh itu yang memiliki kelebihan diatas rata-rata dari yang lain.

“Setelah melakukan perekrutan, kami dari PD. BKPAKSI Kota Cilegon melakukan orientasi ini sudah ke tiga kali pada minggu pertama, minggu kedua dan minggu ketiga dalam bulan ramadhan ini dari pada hari akhad atau di hari akhir pekan agar tidak mengganggu aktivitas formal,” pungkasnya.

“Kemudian mereka (tim Munaqisyh-Red) diberi pembekalan bagaimana cara menguji dan bagaimana cara menilai agar memiliki keseragaman didalam penilaiannya itu,” tutupnya.(*/red)

Tinggalkan Balasan