CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon merealisasikan program beasiswa full sarjana tahun 2023. Dimana, ada sebanyak 1.269 pelajar atau warga Kota Cilegon mendapatkan beasiswa full sarjana.
Rinciannya para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa full sarjana tersebut yakni 1.170 jalur kerjasama kampus di Banten. Lalu ada Jalur mandiri mahasiswa yang masuk perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia sebanyak 94 mahasiswa.
Serta, terakhir ada sebanyak 5 orang yang kuliah di luar negeri, yaitu di Mesir, Yaman dan beberapa lainnya.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila menyampaikan, total sebanyak Rp. 14.592.510.105 yang digelontorkan Dindikbud Kota Cilegon untuk total 3 ribu penerima beasiswa full sarjana. “Total sudah 3 ribu, tahun ini sebanyak 1.269 yang menerima di kampus Banten, seluruh Indonesia dan luar negeri,” kata Heni disela kegiatan Festival Beasiswa Sarjana Fair 2023 di Rumdin Kota Cilegon, Kamis (21/12/2023).
Dimana, papar Heni, ada sebanyak 24 kampus Banten yang ikut serta dalam kerjasama. “Diantaranya ada 3 perguruan tinggi negeri, 21 perguruan swasta di Banten termasuk yang ada di DKI Jakarta, sedangkan untuk yang jalur mandiri, itu diperbolehkan di semua perguruan tinggi di Indonesia ataupun di luar Indonesia,” jelasnya.
Heni menyebut program beasiswa full sarjana ini merupakan program Walikota Cilegon dengan target 5.000 per tahun 2025. “Targetnya per tahun 1.000 orang, di tahun 2023 ini alhamdulillah sudah tercapai 3.000 orang, jadi target 5.000 nanti untuk 2024 dan 2025 InsyaAllah target ini bisa kita capai,” ujarnya.
Jika sebelumnya hanya penerima program tersebut merupakan mahasiswa asal Kota Cilegon yang berkuliah di dalam negeri. Pada tahun 2023 ini, kata Heni, ada sejumlah mahasiswa asal Cilegon yang kuliah di luar negeri mendapatkan program tersebut. “Tahun ini ada 5 orang mahasiswa yang belajar di Al Azhar Kairo, kemudian Yaman yang juga mendapatkan bantuan beasiswa full sarjana,” katanya.
Dalam beasiswa itu, para mahasiswa sama-sama mendapatkan bantuan berupa uang sekira Rp 3 juta per semester.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, jika pendidikan menjadi hal yang paling penting. Sebab, bisa menentukan masa depan. “Kalau tidak sekolah itu peluang menjadi pengangguran besar, pengangguran itu memicu kriminalitas. Jadi dengan bersekolah maka ini bisa menentukan masa depan,” ujarnya.
Helldy menyatakan, selain beasiswa full sarjana, sejak 3 bulan dilantik dirinya sudah mendirikan 4 sekolah negeri. Lalu beasiswa untuk siswa swasta juga, penebusan ijazah. Belum lagi, untuk guru agama, mengaji dan guru negeri juga dinaikkan honornya. “Awal kami melihat ketimpangan. Jadi kami akhirnya serius membenahi pendidikan,” ucapnya.
Kemudian, Helldy mengatakan, jumlah keseluruhan penerima beasiswa full sarjana berasal dari tiga angkatan. “Totalnya sudah 3.000 orang, sebanyak 523 orang pada tahun 2021, sebanyak 1.208 tahun 2022 dan 1.269 di tahun 2023,” ujar Helldy saat membuka Festival Beasiswa Sarjana Fair 2023 di Rumdin Kota Cilegon, Kamis (21/12/2023).
Helldy meminta kepada Dindikbud Kota Cilegon agar bisa memonitor setiap angkatan baik angkatan pertama, kedua dan ketiga.
Hal itu dilakukan, kata dia, supaya para para alumni penerima beasiswa bisa terus menjalin komunikasi. “Supaya mereka bisa memantau lulusan ini besok ke mana, jangan hanya cuma mencetak tapi juga memantau,” katanya.
“Makanya barang kali nanti kita bisa bantu atau yang lain, nanti siapa yang sukses kan bisa keliatan dari universitas mana kan kelihatan,” sambungnya.
Selain itu, Helldy mengatakan bahwa pihaknya juga memiliki program khusus pemagangan bagi mahasiswa yang belum lulus. “Kemarin kita juga sudah berbicara dengan dirut Krakatau Steel dalam rangka kebutuhan KS ke depan, bagi fakultas-fakultasnya yang dibutuhkan oleh PT KS itu bisa direkrut secara langsung,” terangnya.
Salah satu perwakilan penerima beasiswa full sarjana dari Universitas Terbuka Tasya Wulandari menyatakan, jika dirinya tidak mendapatkan beasiswa maka tidak akan berkuliah. “Suatu kebanggaan dan menyampaikan beribu terima kasih sudah memberikan beasiswa full sarjana,” ujarnya.
(*)







