SERANG, LINTASBANTEN.COM – Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, warga perumahan Kiara Garden RT 6 RW 2 Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang kompak memasang bendera merah putih serta menghias di lingkungannya.
Pantauan LINTASBANTEN.COM pada Selasa, 15 Agustus 2023 sore terlihat warga kompak menghias lingkungannya dengan mengecat jalan bertemakan kemerdekan.
Di temui di rumahnya, Ketua RT 06 Kelurahan Kiara, Samin menjelaskan, sebelumnya, pihaknya telah menghimbau kepada semua warga agar memasang bendera merah putih sejak terhitung tanggal 1 hingga 31 Agustus 2023 serta di masing-masing lingkungan atau gang agar dihias maupun dilukis.
“Alhamdulillah warga kompak, ini terbukti dari semua gang sudah memasang bendera serta menghias atau melukis dengan kreasinya,” katanya, Selasa, 15 Agustus 2023.
Dirinya juga mengapresiasi kepada warga yang sudah turut serta merawat dan menjaga lingkungannya. Karena menurutnya, untuk menjaga hal itu dimulai dari tetangga terdekat atau di gang-nya masing-masing.
“Saya apresiasi kepada semua warga karena dalam menghias atau melukis itu tentu ada biaya dan tenaga yang dikeluarkan dan mereka kompak mau mengerjakan, ini menandakan warga kita sangat peduli dan cinta terhadap lingkungan dan tanah air,” katanya.
“Semoga dengan momen itu juga warga kita semakin rukun dan guyub, sehingga warga yang tinggal di perumahan ini menjadi nyaman dan betah,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga dari lingkungan gang Kamboja, Maryanto mengatakan, dengan menghias lingkungan secara bersama dengan tetangga menjadi momentum untuk menciptakan suasana lebih akrab. Karena menurutnya meski dalam satu lingkungan terkadang masing-masing disibukkan dengan kerjaan.
“Ini adalah momentum berharga untuk menciptakan lingkungan yang kompak, semoga di momen-momen selanjutnya kita lebih kompak lagi,” katanya.
Diketahui, seperti tahun-tahun sebelumnya dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, di Perumahan Kiara Garden RT 6 RW 2 Kelurahan Kiara tersebut selalu digelar beberapa perlombaan mulai dari anak-anak, bapak-bapak hingga ibu-ibu. Hal itu dilakukan sebagai ajang silaturahmi serta upaya mewujudkan lingkungan yang kompak. (abu/red)













