LINTASBANTEN.COM – Kawasan wisata Anyer-Carita telah lama menjadi destinasi favorit bagi warga metropolitan, khususnya bagi masyarakat Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya yang ingin melepas penat di akhir pekan.
Namun pesona pantai yang indah ini menuntut pemeliharaan berkelanjutan agar tetap menjadi magnet perekonomian bagi Kabupaten Serang. Menyadari hal tersebut, Kodim 0623/Cilegon melalui Koramil 2304/Anyer mengambil langkah konkret dengan menggerakkan aksi gotong royong lintas sektor.
Pada Jumat, 24 April 2026, pemandangan berbeda terlihat di sepanjang jalur wisata Anyer hingga pesisir Pantai Mandalika. Ratusan personel gabungan yang terdiri dari TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), masyarakat setempat, hingga para pelajar turun ke jalan dan bibir pantai.
Mereka tidak sedang melakukan latihan militer, melainkan bahu-membahu membersihkan sampah yang berserakan demi menjaga “wajah” pariwisata daerah.
Kegiatan ini bukan sekedar aksi bersih-bersih biasa, melainkan bagian dari rangkaian Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dipusatkan di wilayah Cilegon dan sekitarnya. Fokus utamanya adalah memastikan infrastruktur pendukung wisata, termasuk kebersihan lingkungan, tetap terjaga dengan baik.
Keterlibatan generasi muda, khususnya para pelajar, menjadi sorotan utama dalam kegiatan kali ini. Di tengah gempuran tren digital, mengajak siswa untuk terjun langsung ke lapangan merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 2304/Anyer, Kapten Inf Jarot Purnomo, menegaskan bahwa kehadiran mereka memiliki misi edukasi yang kuat.
“Pada hari ini kami melaksanakan kerja bakti berupa pembersihan sampah di sepanjang jalan raya Anyer-Carita hingga pesisir Pantai Mandalika,” kata Jarot.
Partisipasi aktif para pelajar diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap objek wisata di daerah mereka sendiri. Jika generasi muda sudah sadar akan pentingnya menjaga kebersihan, maka masa depan pariwisata Anyer yakin akan lebih berkelanjutan. Kapten Inf Jarot Purnomo menjelaskan bahwa kolaborasi ini melibatkan berbagai elemen penting untuk memastikan kebersihan pesan tersampaikan secara luas.
“Kami ingin mendidik masyarakat agar lebih sadar terhadap kebersihan lingkungan. Ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah,” ujarnya.
Jarot menilai sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan sektor pendidikan merupakan kunci utama dalam keberhasilan program-program kemasyarakatan.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah bersedia menyumbangkan waktunya demi estetika kawasan wisata kebanggaan Banten tersebut.
“Melalui kerja bakti ini diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Selain dalam kerangka TMMD ke-128, aksi gotong royong ini ternyata memiliki kaitan erat dengan visi besar pemerintah pusat. Kawasan Anyer-Carita dipersiapkan untuk mendukung program “Indonesia Asri” yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan keasrian wilayah di seluruh penjuru tanah air, termasuk kawasan strategis pariwisata.
Pemerintah daerah setempat pun telah menyiapkan skema rutin agar aksi ini tidak berhenti sebagai gerakan seremonial belaka.
Komitmen ini ditegaskan oleh Camat Anyer, Imron Ruhyadi, yang menyebutkan bahwa koordinasi terus diperkuat untuk memastikan kebersihan jalan-jalan utama dan pantai pesisir.
“Kami dari pemerintah daerah selama bulan April ini mendapat jadwal dari pimpinan dalam rangka kegiatan Indonesia Asri. Setiap pekan kami melaksanakan dua kali kegiatan, yakni hari Selasa untuk internal kantor, serta hari Jumat dan Minggu menyasar jalan-jalan utama Anyer dan Carita,” ujarnya.
Langkah taktis yang dilakukan oleh jajaran pemerintah kecamatan ini merupakan bentuk respons cepat terhadap instruksi pimpinan. Dengan jadwal pembagian yang rutin, diharapkan berkumpulnya sampah di jalur padat wisatawan dapat diminimalisir.
Melalui kolaborasi TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam TMMD ke-128 ini, pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama.
Pantai Mandalika yang menjadi salah satu titik fokus kerja bakti diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengelolaan pantai-pantai lain di sepanjang pesisir Kabupaten Serang.
Aksi gotong royong ini sekaligus membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap solid, terutama dalam menghadapi isu-isu lingkungan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan wajah pariwisata yang bersih dan asri, ekonomi lokal dari sektor perhotelan, UMKM, hingga jasa wisata di Anyer diprediksi akan terus tumbuh positif. (luq)









