CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Astra Tol Tangerang–Merak (Astra Tol Tamer) menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan dari para pengguna jalan terkait kondisi jalan di ruas tol menjelang periode mudik Lebaran.
Sustainability Management & Corporate Communication Head ASTRA Infra Toll Road Tangerang Merak, Uswatun Hasanah mengatakan pihaknya memahami bahwa kenyamanan dan keselamatan perjalanan merupakan harapan utama seluruh pengguna jalan tol.
“Sebagai pengelola, Astra Tol Tamer berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan dan keselamatan pengguna jalan melalui pemeliharaan rutin dan perbaikan perkerasan jalan di berbagai titik yang memerlukan penanganan,” ujarnya melalui siaran pers, Jum’at (13/3/2026).
Tim pemeliharaan, kata dia secara berkala melakukan inspeksi jalan dan menindaklanjuti temuan kerusakan dengan perbaikan secepat mungkin.
Namun demikian, lanjutnya dalam proses perbaikan terdapat beberapa faktor yang berada di luar kendali yang dapat memengaruhi percepatan pekerjaan, di antaranya kondisi cuaca dengan curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, kendaraan dengan
muatan berlebih (over dimension dan over load/ODOL) yang masih melintas juga turut
mempercepat penurunan kondisi perkerasan jalan.
“Astra Tol Tamer mengelola ruas Bitung (KM 26) hingga Merak (KM 98), sehingga penanganan pada ruas Bitung–Karawaci (KM 20-26) berada pada kewenangan pengelola jalan tol yang berbeda,” ujarnya.
“Pada ruas yang berada dalam pengelolaan Astra Tol Tamer, kami terus
melakukan langkah perbaikan secara bertahap serta memastikan kesiapan layanan jalan tol menjelang arus mudik Lebaran, agar perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” paparnya.
Astra Tol Tangerang–Merak, kata dia akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perjalanan yang selamat dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
“Kami juga mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berkendara dengan tertib, menjaga batas kecepatan, serta memastikan kendaraan tidak membawa muatan berlebih demi keselamatan bersama,” tandasnya. (luq)







