SERANG, LINTASBANTEN.COM – Mahasiswa KKM 01 UNIBA Menggelar Seminar Kesehatan bertema “Stop Kenakalan Remaja, Wujudkan Remaja Sehat” di SMPN 23 Kota Serang Dalung, Kamis 10 Agustus 2023.
Seminar Kesehatan tersebut diikuti oleh puluhan siswa-siswi yang menyimak penjelasan dari beberapa pemateri yaitu Dosen Psikologi UNIBA Ririn Nur Abdiah dan Dosen Gizi UNIBA Nisri Ina Zahrah.
Ketua Bidang Kesehatan KKM 01 UNIBA dalam Seminar Kesehatan, Mukmin mengungkapkan, masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa diiringi dengan banyak rasa penasaran ingin mencoba hal baru.
“Hal itu membuat para remaja mudah terhasut dan tak jarang menjerumuskan para remaja itu kedalam lubang hitam yang merusak masa depan,” ujarnya.
Lanjut Mukmin, kenakalan remaja yang marak saat ini sudah banyak yang melampaui batas kenakalan anak-anak umumnya, saat ini banyak anak yang terlibat kasus pencurian, pembegalan, bahkan pembunuhan karena terpengaruh iming-iming dapat uang banyak jika menjual organ tubuh sehingga rela membunuh manusia lainnya.
Berdasarkan data yang ditelusuri oleh KKM 01 UNIBA mengenai Sensus penduduk pada tahun 2020 oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) jumlah remaja usia 10 – 24 tahun sebanyak 67 juta jiwa atau 24 persen dari total penduduk Indonesia.
Jumlah remaja yang tergolong banyak ini sebagai cikal bakal generasi penerus bangsa. Jika pemuda banyak yang tidak sehat dan mengarah ke kenakalan remaja maka akan berakibat fatal untuk masa depan Indonesia.
Kenakalan remaja itu kejahatan/kenakalan yang dilakukan oleh anak-anak muda dan merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial sehingga mereka mengembangkan bentuk tingkah laku yang menyimpang. Angka tertinggi tindakan kejahatan ada pada usia 15–19 tahun. Sehingga untuk mendukung pemerintah dalam pencegahan kenakalan remaja,
“Dengan adanya pembinaan ini sebagai upaya untuk mengurangi tingkat kenakalan remaja yang ada dan juga sebagai upaya pencegahan hal-hal yang merugikan tak hanya untuk diri para remaja tapi juga lingkungan sekitarnya,” tandasnya. (boy/red).







