CILEGON, LINTASBANTEN.COM- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Al-Khairiyah (BEM UNIVAL) mengutuk dan mengecam keras tindakan biadab pembakaran Al-Qur’an yang terjadi Stockholm Swedia .
Ketua BEM UNIVAL, Adam Fadillah menyebut tindakan pembakaran Al-Qur’an dinilai merendahkan umat muslim seluruh dunia.
“Ini bukan yang pertamakalinya terjadi (pembakaran Al-Qur’an) di Swedia ,sudah yang kesekian kalinya. Tidak ada toleransi dan negosiasi lagi. Tindakan pembakaran Al-Qur’an sangatlah hina dan biadab, serta merendahkan umat muslim seeluruh dunia,” terang Adam.
Adam menyayangkan peristiwa tersebut, apalagi aksi pembakaran Al-Qur’an itu terjadi di hari penting umat Islam, Hari Raya Idul Adha.
“Jika Pemerintah Swedia tidak mengambil sikap tegas terhadap oknum oknum maka negara negara Islam harus mengambil tindakan tegas terhadap Swedia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Adam mengubgkapkan, dengan dalih apapun tindakan penistaan terhadap kita suci suatu agama aalah hal yang tidak bisa di tolerir dan tidak bisa di negosiasikan.
“Kecaman ,tuntutan, protes dari Negara negara Islam saja tidak cukup. Harus ada upaya sistematis dan terorganisir dari seluruh Negara Islam untuk memberikan tekanan terhadap Pemerintah Swedia agar mengambil sikap tegas dan memastikan kejadian semacam ini tidak akan terulang kembali,” tandasnya. (Nas/red)












