SERANG, LINTASBANTEN.COM – H Sumedi Abdul latif Lc, putra asli Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang yang sudah melanglang buana hijrah dari pesantren ke pesantren hingga ke Timur Tengah untuk menimba ilmu, akhirnya kembali ke tanah kelahiran untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dengan mendirikan Ponpes RAFA.
Diceritakan Sumedi, awal mula mendirikan Ponpes RAFA sejak kecil dirinya bercita-cita ingin memberikan kontribusi lebih kepada tanah kelahirannya. Makanya ia menuntut ilmu dari pesantren-pesantren hingga bisa berkesempatan belajar ke Timur Tengah tepatnya di Sana’a, Yaman.
Setelah Lulus dari Timur Tengah, Sumedi kembali belajar di pesantren yang berada di Kota Bandung yakni Ponpes Daarut Tauhid Milik Abdullah Gymnastiar yang lebih dikenal Aa Gym. Kemudian setelah lulus ia mengabdikan diri di Pesantren Darul Huffadz di Kota Serang selama 10 tahun.
“Nah dari situ saya bersama sang istri dengan cita-cita ingin mengabdikan diri ke masyarakat karena saya background saya di pesantren maka saya mulai merintis mendirikan Ponpes yang diberi nama RAFA,” katanya, 1 Maret 2023.
“Alhamdulilah sekarang sudah berjalan selama 7 tahun, dan di sini kegiatannya pengajian anak-anak seperti TPA, MI dan Majlis ta’lim pengajian ibu-ibu. Di sini juga ada pengobatan islami berbasis Al Quran dengan bahasa lain ruqyah syariyah yaitu pengobatan yang diperuntukan pada kasus-kasus gangguan gaib, kesurupan, psikis, dan lain sebagainya,” tambahnya.
Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya belum membuka pendidikan formal tetapi baru terdapat ada Program STQ (Sanggar Tahfiz Quran) untuk anak-anak dengan waktu belajarnya mulai pukul 17.00 sampai 20.00 WIB dan dalam waktu dekat pihaknya akan mewisuda sebanyak tujuh anak yang sudah hafal juz 30 karena masih dasar.
“Ke depan kita ingin memiliki asrama santri karena selama ini masih bulak balik santrinya atau biasa disebut santri kalong karena kita ingin ada yang menginap disini kita didik hingga muncul ke depan muncul generasi yang soleh dan solehah,” ujarnya.
Diketahui, selain mengasuh Ponpes, dirinya juga sering memberikan tausiyah agama keliling dari Sababng sampai Merauke serta juga melakukan pengobatan islami (Tibbun Nabawi). (red)







