CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Guna memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang stunting, Kelompok 42 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba) Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon menggelar sosialisasi percepatan penurunan stunting.
Kegiatan sosialisasi tersebut, mengambil tema “Peran Penting Lintas Sektoral Dalam Percepatan Penurunan Stunting Ciptakan Generasi Emas berlangsung di Aula Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Rabu (24/7/2024).
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM 42 Uniba Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Juhandi mengatakan dengan diadakan penyuluhan stunting, diharapkan memberi pencerahan terhadap masyarakat.
“Dengan adanya sosialisasi ini saya berharap memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk hidup sehat dan pola makan yang bergizi bagi anak anak sehingga mendorong penurunan tingkat stunting di tiap-tiap kelurahan,” katanya.
Adapun pemateri pada sosialisasi tersebut yakni Perwakilan dari Puskesmas Cibeber Kota Cilegon, Yuni Lismawati dan diikuti sejumlah peserta yaitu para kader Posyandu, PKK, serta masyarakat yang memiliki balita.
Kemudian Juhandi mengatakan bahwa tujuan diadakannya sosialisasi tersebut adalah agar masyarakat paham mengenai stunting, sehingga peserta dapat menerapkan pola hidup sehat di keluarganya dengan menjaga gizi anak.
“Pengetahuan tentang stunting itu sangat diperlukan terutama untuk Ibu-ibu yang memiliki balita. Dengan mengetahui stunting diharapkan ibu-ibu bisa menjaga gizi anak agar tidak terjadi stunting,” ujarnya.
Sementara itu, Pemateri dari Puskesmas Cibeber, Kota Cilegon, Yuni Lismawati yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh kelompok 42 KKM Uniba.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKM Uniba yang telah mengadakan penyuluhan tentang stunting ini. Ilmunya sangat bermanfaat. Memberikan edukasi tentang gizi anak,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat mengedukasi masyarakat Kelurahan Bulakan serta Ibu-ibu dapat lebih memperhatikan terkait gizi pada anak.
“Semoga dengan adanya penyuluhan tentang stunting ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya untuk Kelurahan Bulakan. Ibu-ibu diharapkan setelah penyuluhan ini bisa lebih memperhatikan asupan gizi untuk anak,” tandasnya. (boy/red)







