CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Walikota Cilegon Robinsar melantik 14 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Walikota Cilegon, Robinsar minta mereka tancap gas.
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama itu digelar di Rumah Dinas Walikota Cilegon secara tertutup, Rabu (4/2/2026).
Pelantikan itu merupakan bagian dari rotasi dan mutasi yang telah mendapat persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pelantikan selanjutnya akan dilakukan bertahap.
Walikota Cilegon, Robinsar mengatakan mutasi itu dilakukan sebagai langkah percepatan program pemerintahan sekaligus penyegaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam waktu dekat, ia juga akan memberikan panduan terkait program prioritas agar para kepala OPD yang baru dilantik dapat langsung bekerja maksimal.
“Dalam waktu dekat akan kita kasih guidance apa yang menjadi prioritas supaya kepala OPD yang baru bisa tancap gas. Harus langsung bekerja sesuai visi dan misi kami,” tegasnya.
Selain melantik pejabat definitif tersebut, Walikota Cilegon juga menunjuk sejumlah pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi jabatan yang masih kosong.
Sementara itu, ini nama- nama 14 pejabat dilantik dan 4 Plt yang ditunjuk yakni:
1. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar/DPKP); pejabat lama Achmad Jubaedi, pejabat baru Agus Ubaidillah.
2. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol); pejabat lama Sri Widayati, pejabat baru Bambang Hario Bintan.
3. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB); pejabat lama Lia Nurlia Mahatma, pejabat baru Lendy Delyanto.
4. Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan dan Hukum; pejabat lama Agus Ubaidillah, pejabat baru Panca Nugrahestianto Widodo.
5. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DinkopUKM); pejabat lama Didin Supriatna Maulana, pejabat baru Suhendi.
6. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asda II); pejabat lama Tunggul Fernando Simanjuntak, pejabat baru Dana Sujaksani.
7. Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra (Asda I); pejabat lama Bambang Hario Bintan, pejabat baru Mahmudin.
8. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD); pejabat lama Suhendi, pejabat baru Damanhuri.
9. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag); pejabat lama Andriyanti, pejabat baru Didin Supriatna Maulana.
10. Kepala Dinas Sosial (Dinsos); pejabat lama Damanhuri, pejabat baru Lia Nurlia Mahatma.
11. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP); pejabat lama Novi Yogi Hermawan, pejabat baru Ridwan.
12. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker); pejabat lama Panca Nugrahestianto Widodo, pejabat baru Sri Widayati.
13. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bapperida); pejabat lama Ahmad Aziz Setia Ade Putra, pejabat baru Achmad Jubaedi.
14. Staf Ahli Bidang Sosial, SDM dan Kemasyarakatan; pejabat lama Bambang Hario Bintan, pejabat baru Andriyanti.
15. Plt. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian; pejabat lama Ridwan, pejabat baru Novi Yogi Hermawan.
16. Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD); pejabat lama Dana Sujaksani, pejabat baru Tunggul Fernando Simanjuntak.
17. Plt. Inspektur; pejabat lama Mahmudin, pejabat baru Syafrudin.
18. Plt. Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD); pejabat lama Lendy Delyanto, pejabat baru Ratu Robiatul Alawiyah. (luq)







