SERANG, LINTASBANTEN.COM- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto membagikan sertipikat tanah kepada masyarakat Anyer Kabupaten Serang Provinsi Banten pada Selasa (13/02)
Dalam kunjungannya kali ini, ia akan menyerahkan sertipikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Serang.
Pemberian sertifikat didampingi oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan pejabat lainnya di lingkungan pemerintahan Kabupaten Serang.
Di Kabupaten Serang, Menteri ATR/Kepala BPN akan menyerahkan 40 sertipikat tanah secara langsung kepada masyarakat Desa Grogol Indah, Kecamatan Anyar. Sertipikat dibagikan dengan mekanisme 10 sertipikat diserahkan secara door to door dan 30 sertipikat lainnya akan dibagikan pada saat ngeriung bersama warga setempat seraya melakukan dialog ringan.
Ia mengatakan, untuk mengejar terget agar sertifikasi di Kabupaten Serang lengkap, pihaknya menambah target yang diberikan ke Pemkab Serang dari tahun sebelumnya. Dimana penambahan terget mencapai 100 persen dari tahun 2023 lalu.
“Target tahun ini itu mendapatkan alokasi 46.000,” Katanya
Adapun progres pendaftaran tanah di Kabupaten Serang hingga saat ini telah mencapai 78,45% atau sebanyak 473.584 bidang dari estimasi jumlah bidang tanah 603.643 bidang. Sementara itu, jumlah bidang tanah yang telah bersertipikat sejumlah 374.959 bidang.
Hadi Tjahjanto mengatakan, sertifikat lahan di Kabupaten Serang sendiri sejak program PTSL pertama kali digulirkan sudah mencapai 75 persen dari total seluruh luas lahan yang ada di Kabupaten Serang.
“Di Kabupaten Serang total bidang tanah ada 603.000 dan sudah selesai banyak 473.000 artinya sudah 75 persen lah sudah selesai,” katanya saat ditemui usai memberikan sertifikat tanah kepada warga Selasa 13 Februari 2024.
Ia mengaku jika dengan jumlah target yang diberikan tersebut belumlah memenuhi target hingga lengkap. Namun demikian, pihaknya akan mengejar seluruh tegrt itu nanti pada tahun 2025.
“Artinya adalah tahun 2024 ini belum seluruh tanah di wilayah Serang ini bisa di terdaftar dan kami harapkan di 2025 sesuai dengan target itu semua sudah selesai,” terangnya
Dari capaian tersebut, telah terjadi penambahan nilai ekonomi sebanyak Rp6,11 triliun yang beredar di masyarakat Kabupaten Serang.Selanjutnya, Menteri ATR/Kepala BPN bertolak menuju Kota Tangerang Selatan untuk menyerahkan 43 sertipikat tanah kepada masyarakat Kecamatan Serpong, tepatnya berlokasi di Gang Salem.
Hadir dalam kesempatan ini, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Yulia Jaya Nirmawati; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Lampri; dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Sudaryanto beserta jajaran.













