CILEGON, LINTASBANTEN.COM- Pasar Kranggot Kota Cilegon pekan depan akan difasilitasi koneksi internet Wi-Fi guna menunjang pedagang menjual secara online.
Fasilitas tersebut diberikan oleh Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik Kota Cilegon atas permintaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon.
Pemasangan koneksi internet Wi-Fi akan di pasang 4 titik fasilitas publik dengan kecepatan 20 MBPS dengan jangkauan 20 meter.
Kepala Bidang APTIKA Diskominfo Kota Cilegon, Tubagus Sofat mengatakan bahwa pihaknya sudah mensurvei lokasi yang akan di pasang koneksi internet pada 13 November 2023 lalu.
“Permohonanya 7 tapi baru kita backup 4, kalau jangkauan standar konesksinya 15 sampai 20 meter karena untuk memenuhi area publik saja,” kata Sofat saat dikonfirmasi, Jumat 17 November 2023.
Sofat menjelaskan penempatan koneksi internet Wi-Fi di area publik pasar bukan tanpa maksud melainkan untuk menghindari rasa kepemilikan Wi-Fi jika di tempatkan persis di depan salah satu toko.
“Makanya saya pesan ke kepala pasar jangan persis di toko ataupun warung orang takut nanti merasa memiliki dan bisa jadi warung warung sebelahnya juga kam pengen dan lain sebagainya,” ungkap Sofat.
“Jadi itu salah satunya mengarahkan titik area publik misal di terminalnya ya memang titik yang pantes di area publik sih,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Kranggot Dani Rahmat mengaku senang bisa mendapatkan fasilitas koneksi internet Wi-Fi bagi pedagang.
Hal tersebut akan memudahkan mobilitas pedagang dalam menjual dagangan di media sosial atau platform lainnya. Selain itu, ini juga menguntungkan bagi konsumen yang akan berbelanja di pasar kranggot.
“Satu hal sebenarnya Wi-Fi tersebut bisa digunakan pedagang untuk menjual secara online jadi ada online tapi ini juga bukan hanya pedagang tapi memberikan kemudahan para konsumen juga kaya seperti mau melaksanakan pemesanan gojek dan sebagainya kan bisa di lakukan itu,” ujar Dani.
Kendati demikian, Dia berharap ada penambahan titik titik area yang tersambung koneksi internet Wi-Fi agar merata di Pasar Kranggot.
“Saya berharap karena keterbatasan Wi-Fi ini bukan hanya 4 titik karena kita tahu area kranggot luas 4,91 hektare,” pungkasnya. (Nas/red)













