CILEGON,LINTASBANTEN.COM – Rumah rubuh milik Rohman (49) yang berlokasi Di Curug larangan RT 08 RW 04, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, menginginkan bantuan konkret dan Pemkot (Pemerintah Kota) Cilegon.
Hal itu di ungkapkan Rohman, lantaran ia tidak memiliki biaya yang cukup untuk membangun rumah yang saat ini rubuh rata dengan tanah itu karena upah hasil bekerja serabutan yang ia dapatkan hanya mampu membiayai kebutuhannya sehari-hari saja.
“Bantuan renovasi rumah itu tidak ada, semenjak zamannya Walikota Iman memimpin cilegon,” jelas Rohman (10/05).
Diketahui bahwa Lurah Bagendung Eha nursoleha, Pengurus Pokmas Bagendung dan Camat Cilegon Maman Herman sudah memberikan bantuan kemaren sore.
“Bantuan dari Ibu Lurah kemarin sore berupa semen 20 sak, pokmas 20 sak dan Pak camat uang sebanyak 1 juta,” jelas Rohman.
Lanjut Rohman mengatakan bahwa Walikota Cilegon Helldy Agustian belum mendatingi rumahnya yang rubuh sedangkan pemerintah setempat sudah.
“Tinggal pak Walikota yang belum datang kesini mungkin belum respon sementara Pak camat dan Bu Lurah sudah,” paparnya.
Rohman juga berharap ingin mendapatkan bantuan dari pemkot dikarenaken biaya untuk membayar tukang dan kenek itu 250.000 sehari.
“Saya mah tidak muluk-muluk masa yang lain tetangga saya dapat bantuan sedangkan saya yang rumahnya rubuh tidak dapat bantuan,” tegasnya.
“Dikasih bantuan bersyukur, kalau tidak dikasih juga saya tidak terlalu mengharapkan,” tukasnya.
Untuk informasi tambahan saat ini Rohman tinggal di rumah Uwak Ipar (istri dari kakaknya ibu).
Sementara itu Lurah Bagendung Eha nursoleha mengatakan, pihaknya sudah membantu dengan donasi dulu terlebih dahulu dengan material pasir, bambu, semen dan bahan material yang lain.
“Disitu (rumah rubuh) semua sudah lengkap ada pasir, bambu, semen, bata, dan batu kali,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui telephone.
Lanjut Eha memaparkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan baznas dan pada hari senin mendatang beliau akan ke Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) untuk percepatan pembangunan rumah rubuh tersebut.
“Pemerintahan ini sudah peduli dan atas izin pak Walikota Cilegon Helldy Agustian untuk mendelegasikannya ke Baznas,” paparnya.
Eha juga mengatakan bahwa dari pihak kelurahan mulai dari staf kelurahan dan RT/RW lingkungan kelurahan bulakan sudah berupaya untuk berdonasi.
“Adapun terkait biaya pembangunan rumah rubuh sambil berjalan saja karena kita sudah menempuh ke jalur baznas ke baitul mal, ke csr karena ini sudah urgrnent mungkin tidak akan terlalu lama akan di eksekusi,” tutupnya. (Sob/Red).













