LINTASBANTEN.COM– Keberadaan guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan mencintai Al-Qur’an. Dengan penuh keikhlasan, para guru ngaji di Pulopanjang terus mengabdikan diri mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak meskipun dengan sarana dan kesejahteraan yang terbatas.
Oleh karena itu, dukungan dan perhatian kepada para guru ngaji menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an di wilayah kepulauan.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, Rumah Zakat Kota Cilegon menyalurkan bantuan kepada 10 guru ngaji di Pulopanjang pada Sabtu, 20 Juni 2026. Bantuan yang diberikan berupa buku Iqro, Juz Amma, serta uang saku untuk mendukung aktivitas mengajar para guru ngaji yang tersebar di beberapa kampung di Desa Pulopanjang, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Banten.
Zaenudin, Program Implementator Rumah Zakat Kota Cilegon, mengatakan bahwa para guru ngaji memiliki jasa yang besar dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak di Pulopanjang.
“Para guru ngaji adalah pahlawan yang dengan tulus mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi penerus. Rumah Zakat ingin turut memberikan dukungan dan apresiasi atas pengabdian mereka. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi para guru ngaji untuk terus istiqamah mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Husnun, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Rumah Zakat dan para donatur.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Buku Iqro, Juz Amma, dan uang saku ini sangat bermanfaat dalam mendukung kegiatan mengajar kami. Terima kasih kepada Rumah Zakat dan para donatur yang telah peduli kepada para guru ngaji di Pulopanjang. Semoga Allah membalas segala kebaikan dengan keberkahan yang berlimpah,” tuturnya.
Melalui program ini, Rumah Zakat berharap dapat terus mendukung para guru ngaji yang menjadi garda terdepan dalam membina generasi Qurani di wilayah pelosok dan kepulauan.(*/red)










