CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Sopir truk berinisial A (27) asal Pandeglang dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat dalam kecelakaan kerja di kawasan operasional Pelabuhan Pelindo Banten yang berlokasi di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Selasa (24/2).
Peristiwa yang terjadi di pagi hari ini kini tengah dalam penanganan serius oleh pihak kepolisian guna mengungkap adanya potensi pelanggaran atau prosedur standar operasional (SOP).
Saat dikonfirmasi Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Banten, Polres Cilegon, IPTU Fredo Leonard, membenarkan kejadian tersebut.
Pihaknya segera menerjunkan personel ke lokasi sesaat setelah menerima laporan mengenai adanya korban jiwa dalam aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut.
“Iya betul ada laka Pelindo kurang lebih jam 10 pagi tadi. Sementara kita sudah melakukan tindakan kepolisian, pengamanan, kemudian melayani pihak korban, memberitahu pihak keluarga kemudian melakukan visum,” ujar IPTU Fredo saat dikonfirmasi, Selasa (24/2).
Pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.
Salah satu bukti kunci yang kini dikantongi oleh penyidik adalah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di area Pelindo Banten. Berdasarkan pengamatan awal pada video tersebut, terlihat detik-detik sebelum kecelakaan maut itu merenggut nyawa korban.
“Jadi sementara kita sudah mengumpulkan saksi-saksi dan barang bukti kemudian kita minta keterangan,” sambungnya.
IPTU Fredo menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan satu unit kendaraan besar dan alat berat yang sedang beroperasi.
“Kalau dari bukti awal yakni video CCTV kita lihat ada kendaraan truk yang menabrak besi yang sedang diatur oleh forklift,” tandasnya. (luq)













