CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Maraknya calo di sekitar Pelabuhan Merak, Kota Cilegon meresahkan penumpang yang hendak melakukan penyebaran menggunakan bus.
Belum lama ini, beredar video berdurasi 21 detik yang memperlihatkan diduga menganiaya calon penumpang yang dilakukan dua orang calon di sekitar Pelabuhan Merak.
Calon penumpang pun berusaha menghindari kedua calo itu, namun calo memukul dan memaksa agar membeli tiket tersebut.
Dalam video itu juga terdengar ancaman jika tidak membeli tiket akan mematahkan lehernya.
Atas insiden itu, tentu cukup meresahkan masyarakat terlebih dalam waktu dekat ini ada momen mudik. Untuk memberikan kenyamanan dalam perjalan masyarakat meminta agar praktik calo di lokasi mudik tersebut agar di tertibkan.
Menanggapi video calo tersebut, Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Syamsul Bahri bersama Polsek Pulomerak turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti video calo yang beredar di tengah masyarakat itu.
Pada kesempatan itu, dirinya juga bakal menyiagakan Tim Satgas Gakkum yang akan selalu mobile di tempat atau lokasi mudik seperti di pelabuhan, terminal, dan sebagainya.
“Untuk titik krusial kami akan menyiagakan Tim Satgas Gakkum yang akan selalu mobile di tempat-tempat mudik untuk mengantisipasi pencegahan terjadi hal yang sama atau tindak kejahatan lainnya,” katanya.
Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat apabila menemukan orang yang menawarkan tiket lebih tinggi dari harga biasanya dan terdapat ancaman agar segera melaporkan ke pihak kepolisan.
“Kami juga antisipasi selain calo, kejahatan di titik krusial mudik itu bajing loncat dan copet,” katanya. (*/red)







