CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Puluhan Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Klotoh, RT 02, RW 10, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol bakal menerima manfaat air bersih dimana selama ini selalu merasa kesulitan air saat musim kemarau tiba.
Bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih itu terlaksana atas inisiasi Pemerintah Kelurahan Gerem bersama mitra program dan dukungan Ketua Komisi II DPRD Cilegon.
Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin mengatakan, pengeboran sumur air bersih dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan air. Dimana masalah tersebut cukup berdampak terhadap ketentraman kehidupan bermasyarakat, sehingga perlu terus dicarikan solusinya.
“Alhamdulillah selama saya menjabat di wilayah Kelurahan Gerem, ini titik yang ke 8 kalinya pengeboran sumur dilakukan dari 15 titik sumur bor yang direncanakan,” kata Rahmadi saa ditemui di lokasi pengeboran, Senin (27/11/2023).
Permasalahan sulitnya air pada musim kemarau di Wilayah Kelurahan Gerem dikarenakan sebagian wilayahnya masuk dataran tinggi.
Oleh karena itu, Rahmadi bersyukur memiliki mitra program dari industri yang sedikit demi sedikit dapat mengatasi persoalan air bersih yang ada di wilayahnya.
“Secara geografis memang wilayah kita wilayah pegunungan, medan yang sulit dan kedalam air yang cukup lumayan ditambah ongkos yang mahal, sehingga tidak semua warga mampu membuat sumur air bersih secara pribadi,” tuturnya.
Dari ketersediaan sumur bor itu, nantinya sebanyak 65 KK atau sekitar 170 warga Klotoh akan menjadi penerima manfaat dari air bersih tersebut, sehingga masyarakat ke depan perlu bersama-sama menjaga dan merawat sumur bor tersebut.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Cilegon Faturohmi yang turut menyaksikan peresmian pengeboran sumur air bersih mengatakan, pengeboran merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kelurahan Gerem dengan mitra program industri yang ada di Wilayah Gerem dalam rangka merealisasikan sumur bor untuk ketersediaan air bersih.
“Tentu ini kita mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak industri atas kontribusinya, sebagaimana kita ketahui bahwa air merupakan kebutuhan dasar. Atas nama DPRD kami mengucapkan terima kasih, mudah-mudahan pihak yang lain tergerak untuk memberikan kontribusi sejenis di wilayah Gerem khususnya, karena masih ada sekitar 7 titik yang masih memerlukan bantuan,” ungkapnya.
Dibagian lain, Ketua RT 02 Ali Sobri menjelaskan, selama musim kemarau kebutuhan air bersih warga sekitar mendapat pasokan air bersih, ada juga yang mengambil dari tetangga kampung sehingga dirinya terus berdiskusi dengan pihak kelurahan dan DPRD.
“Tentu kami ucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendorong terealisasinya program ini terutama pihak Kelurahan Gerem dan Pak Dewan yang selama ini menampung keluh kesah kami, mudah-mudahan ke depan sumber ini keluar dengan mencukupi kebutuhan kami dan berjalan dengan lancar,” tandasnya. (boy/red)







