SERANG,LINTASBANTEN.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menyalurkan program bantuan untuk bank sampah bekerjasama dengan aspirasi DPRD Provinsi Banten menyerahkan 1 unit motor cator dan 2 bak sampah.
Serah terima bantuan tersebut berjalan dengan lancar yang dihadiri oleh Juhaeni M Rois DPRD Provinsi Banten fraksi PKS KOMISI 4 dan Kabid Dinas DLHK provinsi Banten serta perwakilan warga ikut hadir menyaksikan di Perumahan Kiara Garden, Kota Serang, Senin, 24 Juni 2024.
Dalam hal ini Anggota DPRD provinsi Banten Juheni M Rois mengatakan, masyarakat yang sudah membentuk bank sampah itu bisa mengajukan bantuan motor cator.
“Alhamdulillah kita sudah banyak memberikan bantuan cator kepada kelompok-kelompok bank sampah di masyrakat karena bank sampah ini penting untuk kebersihan lingkungan warga serta untuk optimalisasi sampah yang tidak terkoordinir,” tegasnya.
Ia juga ingin mengoptimalisasi bank sampah agar sampah yang tidak laku dijual bisa menjadi laku dijual karena Pemprov Banten hanya bisa membantu transportasi melalui bantuan cator ini.
“Memang benar usulan bantuan cator banyak dari masyarakat tapi kita terbentur dengan anggaran, jadi dalam 1 tahun itu kita hanya bisa salurkan ke tiga titik tempat bank sampah untuk saat ini sudah 18 titik tempat yang tersalurkan cator di kota serang dan mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah lagi tidak hanya tiga titik tempat untuk penyaluran cator ini,” jelasnya.
Lanjut Juheni, Ia menginginkan masyarakat untuk bisa memanfaatkan cator itu secara optimal dan mengingatkan untuk dirawat secara rutin.
“Harapan kita kepada masyarakat untuk mempergunakan cator ini dimanfaatkan sebaik-baiknya seoptimal mungkin agar bermanfaat bagi warga dan juga cator ini harus dirawat secara berkala,” harapnya.
Sementara itu Ketua RT 06 Samin mengatakan, masyarakat bisa menggunakan cator untuk mengangkut sampah rumah tangga khusunya di Perumahan Kiara Garden yang bertujuan untuk mengurangi penumpukan atau penimbunan sampah.
“Dengan adanya motor cator ini bisa membantu pengangkutan sampah dari rumah, baik itu sampah organik ataupun sampah non organik,” katanya.
Masih kata Samin, ia ingin merubah pola pikir masyarakat bahwa sampah juga bisa dijual untuk menghasilkan uang.
“Semoga kedepan bisa mengubah mendset masyarakat untuk memanfaatkan sampah rumahan ini menjadi nilai ekonomis sehingga dapat diterapkan atau dilaksanakan bank sampah ini secara optimal,” harapnya. (Sob/Red).













