CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Perayaan ulang tahun partai politik sering kali identik dengan panggung hiburan atau konvoi massa yang meriah. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Kota Cilegon, Rabu (4/2/2026).
Ratusan warga justru memadati kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Cilegon bukan untuk melihat konser, melainkan untuk mendapatkan akses layanan kesehatan secara cuma-cuma.
Langkah ini diambil sebagai bentuk responsif terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan kesehatan pasca-pandemi yang masih terasa dampaknya.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, DPC Kota Cilegon mengubah momentum perayaan menjadi aksi solidaritas sosial yang nyata.
Ratusan warga tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan medis yang komprehensif, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar kolesterol, asam urat, gula darah, hingga pemeriksaan kesehatan gigi yang kerap kali memakan biaya tidak sedikit jika dilakukan di klinik swasta.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPC Gerindra Kota Cilegon ini diklaim sebagai manifestasi langsung dari instruksi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kader partai untuk hadir di tengah kesulitan rakyat.
Ketua DPC Gerindra Kota Cilegon, Helldy Agustian, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-18 ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang.
Tidak hanya berhenti pada pemeriksaan kesehatan satu hari, partai berlambang kepala burung garuda ini juga telah melakukan aksi bedah rumah bagi warga yang membutuhkan hunian layak huni.
Fokus pada perbaikan infrastruktur mikro seperti rumah tinggal dan kesehatan fisik warga menjadi prioritas utama tahun ini.
“Kami sudah bedah rumah di Ling Seruni dan Ciore Kota Cilegon, kemudian hari ini kita mengadakan pengobatan gratis untuk masyarakat sekitar. Nanti Jumat kita adakan bakti sosial, pengajian hingga santunan anak yatim hingga potong tumpeng,” kata Helldy kepada awak media di sela-sela kegiatan.
Partai Gerindra kata dia, berkomitmen menyasar berbagai lapisan kebutuhan masyarakat, dari papan (rumah), kesehatan, hingga kebutuhan spiritual dan sosial. Puncak acara yang dijadwalkan pada 6 Februari 2026 nanti juga akan diisi dengan kegiatan yang bersifat inklusif dan religius, menghindari kesan hura-hura yang berlebihan.
Tema besar yang diusung dalam perayaan satu dekade lebih delapan tahun ini adalah ‘Kompak, Bergerak, Berdampak’. Tema ini bukan sekadar jargon, melainkan sebuah kritik oto-kritik agar mesin partai politik tidak hanya panas saat pemilu, tetapi terus bergerak memberikan manfaat di masa tenang. Kehadiran partai politik di tingkat lokal seperti Cilegon diharapkan mampu menjadi jembatan solusi bagi permasalahan warga urban yang kompleks.
Sekretaris DPC Gerindra Kota Cilegon, Hasbi Sidik, turut menambahkan perspektif mengenai perubahan arah perayaan tahun ini.
Menurutnya, partai harus memiliki kepekaan krisis (sense of crisis). Di saat berbagai wilayah mungkin sedang mengalami cobaan atau bencana, berpesta pora dengan perlombaan yang tidak esensial dinilai kurang etis. Oleh karena itu, anggaran dan tenaga dialihkan sepenuhnya untuk kegiatan kemanusiaan.
“Sesuai moto kompak, bergerak dan berdampak. Tadi banyak masyarakat yang mengucapkan terima kasih kepada Gerindra, kepada Pak Prabowo yang telah melaksanakan program kepartaian dalam rangka HUT ke-18 ini,” ungkapnya.
Hasbi menjelaskan bahwa empati sosial menjadi landasan utama perubahan agenda tahun ini. Rencana awal untuk mengadakan berbagai perlombaan yang bersifat kompetisi dan hiburan dibatalkan setelah mempertimbangkan situasi kebatinan masyarakat luas dan berbagai musibah yang terjadi di tanah air belakangan ini. Hal ini menunjukkan kedewasaan politik di mana perayaan internal partai ditransformasikan menjadi pelayanan publik.
“Rencana awal kita akan mengadakan perlombaan-perlombaan, tapi mengingat dan menimbang banyak musibah yang terjadi walaupun bukan di Kota Cilegon tapi kita harus menghormati. Maka kita memanifestasikan HUT tahun ini dengan berbuat baik,” imbuhnya.
Dampak dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh warga. Pemeriksaan kesehatan preventif seperti cek gula darah dan kolesterol sangat krusial bagi kelompok usia produktif dan lansia untuk mencegah penyakit degeneratif yang lebih parah. Sementara itu, program bedah rumah di kawasan Lingkungan Seruni dan Ciore memberikan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat untuk hidup lebih sehat dan bermartabat.
Dengan pendekatan seperti ini, DPC Gerindra Cilegon berupaya membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, bukan sekadar janji politik. Momentum HUT ke-18 ini menjadi pembuktian bahwa fungsi partai politik sebagai penyalur aspirasi dan bantuan sosial masih berjalan efektif di tingkat daerah. (luq)













