PKL Sepanjang JLS Cilegon Bakal Ditertibkan

CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Rencana akan dilaksanakannya perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR). Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon bakal membongkar paksa lapak pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di sepanjang Jalan Aat Rusli tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin menjelaskan, pihaknya tengah mempersiapkan perbaikan JLS yang akan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Ditjen Bina Marga, Kemen PUPR.

“Jadi kita (Pemkot Cilegon) pastikan di akhir April 2023, kondisi lapangan sudah selesai. Dan semua dinas, camat dan lurah segera mempersiapkan semua. Insya Allah, persiapan pelaksanaan secara fisik sudah bisa dilaksanakan. Pelelangan diharapkan di Mei 2023 yang langsung dilakukan oleh pusat,” kata Maman kepada awak media saat ditemui di Kantor Walikota Cilegon, usai rapat, Kamis (13/4/2023).

Kemudian dikatakan Maman, percepatan yang akan dilakukan oleh Pemkot Cilegon yakni, dengan membongkar PKL liar yang berjualan di sepanjang JLS, kemudian pergeseran billboard, pemindahan alat kadar udara dan lainnya.

“Untuk pedagang, nanti Dinas Perdagangan Dinas Satpol PP, Perkim, PUPR semua terlibat dalam penertiban ini. Kalau pun ada penolakan dari mereka (pedagang) nanti kita bicarakan lagi. Nanti perkara mereka mau berusaha lagi bisa kita bicarakan kembali,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon, Heri Mardiana mengatakan semua pedagang kaki lima, billboard yang ada di JLS harus segera dibenahi.

“Hasil rapat tadi kami ini, nanti yang akan kami bawa ke BPJN untuk dirapatkan kembali. Sebelum di bongkar oleh pedagang, kami persilahkan dulu bongkar terlebih dulu. Setelah semua dibongkar, baru dari BPJN yang melalukan perbaikan JLS,” tuturnya.

Kemudian Heri menyatakan Pemkot Cilegon telah mengusulkan perbaikan JLS ke pusat sebesar Rp169 miliar.

“Kita usulkan Rp169 miliar. Mudah-mudahan usulan kita disetujui semua. Karena nanti JLS akan di beton semua. Secara otomatis akan menaikan kualitas jalan dari kelas III menjadi kelas I. Dan perbaikan JLS dari STM 0 sampai 3.000 dan juga perbaikan jembatan-jembatan,” tandasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan