Sambut Tahun Baru Islam, Sholawat Bergema di Desa Serdang Kramatwatu Serang

SERANG, LINTASBANTEN.COM – Sholawat Bergema di Blosong Kidul, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, hal tersebut dilakukan warga lingkungan Masjid Nurul Lathif Al-Hidayah dalam menyambut momentum pergantian tahun baru 1444 Hijriyah ke 1445 Hijriyah, Sabtu (22/7/2023).

Selain bersholawat mereka juga menggelar berbagai acara keagamaan dan budaya, diantaranya pawai obor, santunan, mendengarkan ayat suci al-quran, siraman rohani dan doa bersama.

“Acara yang kami gelar, merupakan salah satu bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT dan rasa cinta kepada Nabi Besar Muhammad SAW yang sudah memberikan rahmat serta mahbbahnya ke Desa Serdang. Kegiatan ini merupakan salah satu stimulus kepada generasi muda untuk lebih mengenal nilai-nilai budaya dan agama, oleh karena nya kami melibatkan Risma sebagai coordinator di semua seksi acara ini,” kata Ketua Panitia PHBI, Ustadz Abdul Wahid.

Menurutnya, awal penanggalan bulan pada kalender hijriyah harus diperkenalkan kepada generasi muda agar mengetahui sejarah dan keistimewaan bulan tersebut, dimana banyak kejadian penting yang terangkum serta tercatat pada kitab-kitab klasik umat Islam.

“Semoga kedepan kegiatan ini terus berjalan dengan acara-acara yang lebih meriah sebagaimana orang-orang memperingati tahun baru masehi,” tambahnya.

Sekretaris PHBI DKM Nurul Lathif Al-Hidayah, Eki menambahkan, kegiatan pawai obor dilakukan bertepatan dengan pergantian tahun yang jatuh pada tanggal 18 Juli 2023 malam. Dimana warga menyalakan obor dilanjutkan dengan berjalan berkeliling mengitari desa sambil melantunkan sholawat.

“Kalau acara pawai obor sudah pas malam tahun barunya, kalau sekarang acara siraman rohani,santunan dan lainnya, mudah-mudahan acara ini bisa dijadikan pedoman bagi kita semua karena di bulan ini banyak kejadian istimewa, tahun ini kami mengusung tema menyalakan obor keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Acara yang dihadiri berbagai elemen masyarakat baik dari tokoh masyarakat, anggota dewan kabupaten dan Provinsi, pejabat pemerintahan, dirinya menyampaikan permohonan maaf serta ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung serta memberikan sumbangsih atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Kami selaku panitia PHBI, memohon maaf apabila terdapat banyak kekurangan dalam kegiatan ini dan terima kasih banyak kepada pihak-pihak yang sudah membantu baik moril maupun materil sehingga terlaksananya kegiatan ini,” tandasnya.

Ketua DKM, Nurul lathif Al-Hidayah Ahmad Sofan saat dimintai tanggapan mengenai acara tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya merasa sedih, bangga dan terharu, sebab acara yang digelar bukan sebatas acara peringatan pergantian tahun saja, namun terdapat nilai-nilai social, keagamaan serta kegiatan positif yang terkandung didalam kegiatan tersebut.

“Acara ini merupakan kerja keras DKM, RISMA serta Panitia PHBI,kami sangat bangga dengan Risma DKM. Nurul Lathif Al-Hidayah yang sudah bekerja keras menggelar acara ini,” katanya. (boy/red)

Tinggalkan Balasan