CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Guna menekan harga kebutuhan pokok menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon menggelar operasi pasar (OP) di halaman Kantor Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Selasa (5/12/2023).
Kepala Disperindag Kota Cilegon Andriyanti mengatakan kegiatan OP ini dilakukan dalam rangka menekan tingginya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dan komoditi di sejumlah pasar di Kota Cilegon.
Dikatakan Andriyanti, dalam operasi pasar ini, pihaknya menyediakan sejumlah bahan pangan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan yang dijual di pasaran.
Selain itu, operasi pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar dalam pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. “Tujuan dari operasi pasar ini adalah untuk meringankan beban masyarakat di sekitar Kelurahan Taman Baru atas kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok seperti gula, beras, cabe dan bawang,” kata Andriyanti saat dikonfirmasi, Selasa (5/12/2023).
Lebih lanjut, Andriyanti mengungkapkan, pihaknya menjual sejumlah bahan pangan pokok dengan harga yang jauh lebih murah lantaran bekerja sama dengan beberapa instansi lainnya seperti Bulog, Rajawali Nusindo, PT Agrobisnis Banten Mandiri serta Toko Tani Indonesia. “Dalam operasi pasar ini, kita bersyukur bisa menjual harga bahan pokok minimal di bawah 20 persen lebih murah dari harga di pasar,” tuturnya.
“Harga cabai di pasar Rp110 ribu per kilogram, kita jual Rp80 ribu. Begitu juga dengan harga beras Rp16 ribu per kilogramnya, kita jual seharga Rp13.500. Kita juga menjual paket sembako seharga Rp80 ribu yang berisi lima kilogram beras, minyak goreng dan gula pasir,” tambahnya.
Mantan Kabag Umum Setwan DPRD Kota Cilegon ini berharap melalui operasi pasar ini, pihaknya dapat menekan laju inflasi daerah dan meningkatkan daya beli masyarakat terhadap kebutuhan bahan pangan pokok. “Semoga ke depan operasi pasar ini dapat lebih intens lagi kita lakukan agar target stabilitas harga bahan pangan pokok di Kota Cilegon dapat tetap terjaga,” tutupnya.
Salah satu warga sekitar Nina mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar yang diadakan oleh Disperindag Kota Cilegon. “Alhamdulillah ini membantu banget ya, karena kan sekarang apa-apanya mahal, tapi di sini mah perbedaan harganya juga lumayan,” ujarnya.
Ibu dua anak ini berharap Pemkot Cilegon agar segera bisa menstabilkan harga bahan pangan pokok untuk masyarakat. “Pengennya sih harganya lebih murah lagi atau normal lagi, ngga gak terlalu mahal kaya sekarang,” tandasnya. (boy/red)













