CILEGON, LINTASBANTEN.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam sejumlah aliansi mahasiswa di Kota Cilegon, menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Cilegon, Rabu (4/9/2024). Aksi unjuk rasa tersebut digelar, saat proses pelantikan anggota DPRD Kota Cilegon terpilih periode 2024-2029 sedang berlangsung.
Hasil pantauan di lapangan, para mahasiswa siswa berkumpul di depan kantor DPRD Kota Cilegon sejak pukul 09.30 WIB. Dalam aksi itu mereka menyampaikan sejumlah aspirasi di depan kantor DPRD Kota Cilegon. Sampai dengan prosesi pelantikan selesai, massa aksi tetap berkumpul dan meminta anggota DPRD yang baru dilantik untuk menemuinya. Mereka menuntut agar para anggota DPRD terpilih yang baru saja dilantik bisa menandatangani surat pakta integritas yang dibuat oleh mahasiswa.
Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Arifin Solehudin mengatakan pihaknya menuntut agar para anggota DPRD Cilegon yang baru dilantik bisa menandatangani berkas pakta integritas.
“Pakta integritas ini di dalamnya, salah satu nya kita ingin anggota dewan itu bisa memikirkan kepentingan rakyat atau mengesampingkan kepentingan pribadi atau partai politik,” tuturnya disela aksi, Rabu (4/9/2024).
Kemudian Arifin menuturkan dalam aksi unjuk rasa itu digelar untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Ada delapan poin yang disampaikan oleh mahasiswa kepada para anggota DPRD Kota Cilegon periode 2024-2029.
“Kita mendorong agar DPRD bisa mendukung RUU perampasan aset, anggota dewan tidak melakukan praktek KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) di tubuh anggota DPRD Cilegon dan tidak melakukan politisasi birokrasi artinya lagi-lagi ini berkaitan pada kepentingan masyarakat Cilegon,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Korlap aksi mahasiswa, Ali Misri mengatakan para mahasiswa meminta agar anggota DPRD Kota Cilegon yang terpilih memperbaiki tumpulnya tugas dan fungsi DPRD Kota Cilegon dalam menjalankan mandat masyarakat untuk mengawasi Pemerintahan Kota Cilegon. Berkomitmen untuk tidak melakukan politisasi dan monopoli atas nama rakyat yang berpotensi merugikan masyarakat Kota Cilegon, menjamin keterlibatan mahasiswa dan komponen masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses
pembuatan keputusan diantara lain Perda dan Evaluasi Pemerintah yang berorientasi kepentingan
masyarakat, tidak akan melakukan praktek KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme),
Selanjutnya, menyelesaikan persoalan pengangguran dengan membuat produk hukum (Perda) dengan upaya memaksimalkan potensi industri di Kota Cilegon, memenuhi dan menjalankan janji serta komitmen anggota terpilih yang disampikan pada saat proses Pileg 2024 di Kota Cilegon, berkewajiban melakukan keterbukaan informasi dalam berbagai aspek yang sudah menjadi hak masyarakat mengetahui baik melalui digital maupun tertulis dan DPRD Kota Cilegon terpilih mendorong serta menyetujui RUU Perampasan Aset.
“Intinya kita meminta agar 40 anggota DPRD Cilegon bisa melibatkan mahasiswa dan masyarakat dalam membuat keputusan, tidak melakukan KKN, menyelesaikan pengangguran dengan membuat perda, memenuhi janji komitmen saat pileg di Cilegon, melakukan keterbukaan informasi,” kata Ali Misri, Rabu (4/9/2024).
Puluhan mahasiswa itu menunggu anggota legislatif yang baru dilantik datang menemui mereka, untuk menandatangani segala komitmen guna menciptakan tata kelola pemerintahan bersih, transparan dan mensejahterakan masyarakat Cilegon.
“Seruan aksi menagih komitmen wakil rakyat, kita datang meminta komitmen anggota dewan lima tahun kedepan, ada beberapa komitmen yang kita minta, memperbaiki fungsi dan tugas DPRD untuk mengawasi Pemkot Cilegon, berkomitmen tidak melakukan politisasi masyarakat Cilegon,” terangnya.
Tak berlangsung lama Ketua DPRD Cilegon Sementara Periode 2024-2029, Rizki Khairul Ichwan didampingi oleh Sokhidin dan Ari Muhamad Nurhayat langsung menemui para mahasiswa di depan gerbang Kantor DPRD Cilegon.
Ketua DPRD Cilegon Sementara, Rizki Khairul Ichwan menyatakan akan mengakomodir permintaan para mahasiswa untuk bertemu dengan 40 anggota DPRD Cilegon yang dilantik.
“Tuntutan para mahasiswa untuk menghadirkan 40 anggota dewan karena ada hal-hal yang ingin mereka sampaikan. Cuman, saya belum tahu apa yang ingin mereka sampaikan. Tapi pointnya mereka ingin semua dewan menandatangani fakta integritas. Fakta integritas aja kita ga tau nih. Apa isinya, untuk point tuntutannya diberikan kepada mereka,” tuturnya
Terkait keinginan para mahasiswa bertemu 40 anggota DPRD yang dilantik, sambung Kiki, pihaknya sudah menjadwalkan bertemu dengan mahasiswa dan 40 anggota DPRD Cilegon. “Iyah besok, Kamis (5/9) akan bertemu dengan para mahasiswa yang demo untuk ketemu dengan 40 anggota DPRD Cilegon,” tandasnya. (boy/red)







