Investor Asing ‘Serbu’ Bursa Efek Indonesia: Net Buy Melonjak 949 Juta Saham, GOTO dan BUMI Jadi Incaran

LINTASBANTEN.COM – Pasar modal Indonesia menunjukkan gairah yang signifikan pada penghujung pekan ini. Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (27/2), investor asing terpantau semakin agresif melakukan aksi beli.

Fenomena ini memperkuat sentimen positif di lantai bursa setelah sebelumnya juga mencatatkan angka yang cukup menjanjikan.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa “Pembelian oleh investor asing meningkat, pembelian bersih melonjak menjadi 949 juta saham.” Angka ini menunjukkan lompatan yang sangat tajam dibandingkan dengan aktivitas perdagangan pada hari sebelumnya. Pada Kamis (26/2), transaksi asing hanya mencatat pembelian bersih ataupembelian asing bersihsebanyak 231,98 juta saham.

Namun, hanya dalam waktu satu hari, angka tersebut melonjak hingga menyentuh 949,26 juta saham. Penguatan ini tidak hanya terlihat dari selisih beli dan jual, tetapi juga dari keseluruhan volume perdagangan yang melibatkan pemodal internasional.

Volume pembelian asing tercatat meningkat dari 8,09 miliar menjadi 9,40 miliar saham. Di sisi lain, volume penjualan asing juga mengalami peningkatan dari 7,86 miliar menjadi 8,45 miliar saham, yang menandakan tingginya likuiditas dan rotasi modal di pasar saham domestik.

Dari sekian banyak emiten yang melantai di BEI, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi daya tarik utama bagi para investor mancanegara. Perusahaan teknologi terbesar di Indonesia ini memimpin daftar pembelian teratas dengan volume mencapai 722,30 juta saham.

Transaksi yang terjadi pada saham GOTO tergolong sangat masif dan signifikan. Tercatat, lebih dari 3,29 miliar saham GOTO diborong oleh asing, sementara volume penjualannya berada di angka 2,52 miliar saham.

Selain sektor teknologi, sektor sumber daya alam dan infrastruktur juga tidak luput dari pantauan. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menduduki posisi kedua dalam daftar belanja asing dengan mencatatkan pembelian bersih sebanyak 139,54 juta saham. Dalam transaksi ini, investor asing membeli hingga 1,12 miliar saham BUMI dan menjual sebanyak 983,75 juta saham.

Tak ketinggalan, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) juga membukukan kinerja impresif dengan pembelian bersih sebanyak 109,73 juta saham. Volume pembelian asing untuk saham DEWA tercatat sebesar 271,33 juta saham, berbanding terbalik dengan volume penjualannya yang sebesar 161,60 juta saham.

Sektor Properti dan Jasa Mulai Dilirik
Aksi borong asing juga merambah ke sektor properti dan jasa lainnya. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mencatatkan pembelian bersih sebanyak 56,34 juta saham. Hal ini terjadi setelah investor asing melakukan aksi beli sebanyak 78,86 juta saham dan hanya menjual sekitar 22,52 juta saham.

Selain itu, PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) menutup pencatatan saham dengan hasil yang positif. Emiten ini mencatatkan pembelian bersih sebanyak 39,16 juta saham, dengan total 67,36 juta saham yang dibeli dan 28,19 juta saham yang dilepas ke pasar.

Meski posisi keseluruhan menunjukkan pembelian bersih, beberapa saham unggulan justru mengalami tekanan jual oleh investor asing. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) berada di puncak daftar penjualan asing (net sell) dengan volume 145,85 juta saham. Dalam catatannya, terdapat 100,24 juta saham ACES yang dibeli, namun jumlah saham yang dijual jauh lebih besar yakni mencapai 246,10 juta saham.

Sektor perbankan yang biasanya menjadi primadona juga terlihat mengalami aksi ambil untung oleh investor asing. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati peringkat kedua daftar penjualan bersih sebanyak 80,68 juta saham. Volume pembelian asing di BBCA tercatat sebesar 82,14 juta, namun volume penjualannya meningkat hingga 162,82 juta saham.

Kondisi serupa terjadi pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang mencatatkan penjualan bersih sebanyak 78,85 juta saham. Meski ada pembelian sebesar 206,01 juta saham, tekanan jual sebesar 284,87 juta saham membuat posisi terkoreksi.

Daftar penjualan bersih ini kemudian diikuti oleh PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dengan angka 46,02 juta saham setelah investor asing menjual 160,86 juta saham meskipun telah membeli 114,83 juta saham.

Terakhir, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menutup bursa dengan penjualan bersih sebanyak 44,31 juta saham, di mana hampir 172 juta saham dibeli dan 216,29 juta saham dijual oleh investor asing. (luq)